Minggu, 13 Agustus 2017

OMG,GEN MILENIALS GAK BISA NABUNG?

Menabung adalah kegiatan menyisihkan pendapatan/uang saku di tempat yang aman dengan jumlah tergantung kemampuan kita, untuk keperluan mendesak, untuk tujuan tertentu dan untuk keperluan dimasa depan. Menabung bertujuan untuk melatih kita lebih bijak dalam menggunakan uang.

Menurut hasil studi terbaru, muda-mudi usia di bawah 35 tahun masa kini, atau yang disebut generasi milenial, adalah orang-orang yang tidak bisa menabung. Studi yang dilakukan oleh Moody’s Analytics itu menunjukkan tingkat menabung orang-orang usia tersebut menurun hingga negatif 2%. Artinya, mereka menghabiskan lebih banyak uang dari yang mereka hasilkan.

Seperti dilansir dari situs CNN.com pada Jumat (31/7/2015), kelompok generasi ini adalah yang satu-satunya memiliki tingkat tabungan negatif. Sebagai perbandingan, pekerja dengan usia antara 35 sampai 44 tahun memiliki tingkat tabungan positif, yaitu 3%. Atau dengan kata lain generasi ini adalah generasi miskin secara finansial.

Lalu kenapa dikatakan Gen Milenial tidak bisa menabung? karena konsep menabung atau menyisihkan sebagian uang kurang tertanam dalam diri mereka, mereka cenderung suka meng-gampangkan segala urusan, suka menganggap remeh hal-hal kecil, sehingga menabung dianggap sesuatu yang menyulitkan. Menabung bisa menghambat aktivitas mereka mengeksplorasi diri. Karena bagaimanapun, untuk mengetahui minat seseorang dibutuhkan banyak uji coba dan eksperimen sehingga butuh banyak biaya untuk mendapatkan hasil terbaik.

Sehingga timbul dalam benak mereka, bahwa kesulitan atau keterbatasan adalah sesuatu yang menghambat dan menghalangi, dan menabung adalah bagian dari keterbatasan. Menabungg bisa menghambat ruang gerak. Tapi bukan berarti mereka tidak punya keinginan untuk memiliki tabungan, hanya saja penghasilan mereka terbatas dan sudah terlanjur habis untuk berbagai keperluan eksistensi diri tadi.

Faktanya semakin maju jaman, semakin banyak juga yang ditawarkan dan semakin banyak yang harus dibeli, mulai dari aksesoris gadget, pernak-pernik rumah tangga, keinginan liburan, rekreasi, makan di restoran, dan sebagainya. Dunia ini semakin hari semakin banyak menawarkan hal-hal yang belum pernah dicoba dan sebagian generasi milenial merasa perlu untuk mencoba hal-hal baru. Kembali lagi ke konsep awal, mencari jati diri. Dalam hal ini, biaya yang harus mereka sisihkan pun tidak sedikit.

Ada sebagian juga yang mengaggap menabung sama dengan membatasi ruang lingkup, keinginan, hasrat, gengsi, dan sebagainya, sementara aktivitas mereka menuntut banyak ketersediaan dana. Pergi keluar rumah sudah pasti akan mengeluarkan banyak biaya, ini itu yang tidak perlu, terpaksa dibeli karena tuntutan eksistensi. Pakaian, gadget, makan, kendaraan, penampilan, perawatan dan sebagainya, dimana seseorang baru merasakan diri mereka percaya diri jika sudah memiliki berbagai fasilitas penunjang yang boleh dikatakan canggih. Maka budget yang harus mereka siapkanpun lumayan banyak, bahkan ada yang sampai membobol tabungan.

Belum lagi tagihan yang harus dibayar, telefon, listrik, pulsa/kuota handphone, pajak penghasilan, kartu kredit, cicilan kendaraan, sekolah anak, sewa rumah/apartemen dan sebagainya yang mau tidak mau harus dibayar mengingat itu semua berkaitan langsung dengan kehidupan ke depan. Total biaya yang harus mereka keluarkan untuk membayar semua ini kadang sudah menghabiskan sebagian penghasilan mereka dalam sebulan. Belum lagi keperluan makan sehari-hari yang variasinyapun sangat banyak dan harganya lumayan mahal. Jadi bagaimana caranya mereka bisa menabung sementara ongkos biaya hidup saat ini memang sudah selangit.

Bukan tidak ada keinginan, hanya saja terkadang kebanyakan anak milenial tidak bisa menolak berbagai tawaran yang ada dihadapannya, dengan berbagai potongan harga dan hal-hal menarik lainnya. Belum lagi promo yang ditawakan toko online, ini adalah sesuatu yang sulit ditolak. Kadang mereka menanggap perlu membeli sesuatu yang tidak terlalu penting, karena ada banyak kemungkinan suatu saat akan digunakan. Atau mereka perlu menambah frekwensi jalan-jalan karena merasa frustasi dengan rutinitas sehari-hari. Atau hal-hal lain yang sebenarnya tidak terlalu perlu tetapi menjadi penting jika melihat dari sisi lain.

Sebuah studi yang dilakukan oleh Bankrate.com menyebutkan kalau generasi milenial kini menjadi korban. Mereka menghabiskan uang makan lebih besar di luar rumah. Apalagi dengan populernya layanan pesanan online sehingga membuat pemesanan makanan lebih mudah dari sebelumnya. Survei itu juga menyebutkan kalau 29 persen generasi milenial membeli kopi setidaknya tiga kali setiap minggu. Sisanya 51 persen pergi ke bar seminggu sekali, dan 54 persen makan di luar setidaknya tiga kali seminggu dan lebih.

Jadi sebenarnya tidak ada hal berlebihan yang dihadapi generasi milenial, karena sebenarnya mereka hanya mengikuti perkembangan jaman dan menikmati apa yang ditawarkan dunia kepada mereka. Hanya saja titik kesalahan mereka adalah mereka tidak bisa menentukan skala prioritas dan tidak bisa menahan godaan belanja dan gaya hidup serta kondisi perekonomian yang makin lama yang makin sempit tidak sesuai perkembangan jaman ini yang menjadi penghambat mereka yang ingin berkembang. Menabung adalah salah satu cara untuk mengembangkan diri di masa depan, hal itu tidak bisa dilakukan karena dana yang ada terbatas.

Jadi sebenarnya ini bukan semata-mata karena anak milenial tidak mau menabung, tetapi karena mereka kadang tidak bisa menentukan skala prioritas dalam urusan belanja dan masa depan. Mereka faham bahwa dengan menabung bisa menyelamatkan ekonomi di masa sulit, tetapi apa boleh buat merekapun harus tetap eksis untuk menjalani hidup hari ini. Mereka harus mengeluarkan banyak biaya untuk bayar ini itu, sementara penghasilan mereka tidak naik-naik. Dilema dialami kebanyakan orang yang tidak bisa berbuat apa-apa dengan kondisi saat ini dan akhirnya pasrah saja pada keadaan.

Survey yang dilakukan banyak lembaga itu memang benar adanya, tetapi kitapun sebaiknya tidak menampik fakta bahwa sektor ekonomi yang tidak menunjukkan peningkatan juga bisa menjadi penyebab semakin sulitnya orang mempersiapkan masa depan mereka. Saat ini menabung sudah bisa dibilang menjadi aktivitas yang sulit dilakukan, disamping karena kebanyakan orang tidak punya penghasilan tetap, penghasilan terbatas, atau penghasilan yang terus menurun.

Menabung walau bagaimanapun kerasnya orang berusaha, tetap saja pada akhirnya mereka tidak berdaya ketika berhadapan dengan situasi pilihan sulit. Menabung bukan tidak bisa dilakukan oleh kaum milenial, mereka pastilah berusaha sekuat tenaga bagaimana caranya agar tetap bisa memiliki cadangan uang di kas mereka, tetapi ada banyak hal yang tidak bisa dihindari dalam kurun waktu ke depan. Masih ada banyak kemungkinan tidak terduga yang juga harus mereka pertimbangkan. Keadaan darurat dan tidak terduga kadang mengganggu niat menabung.

Lalu bagaimana cara mengatasi kesulitan yang dialami generasi milenial ini? Bagaimana caranya agar mereka terbiasa menabung.
Mau tidak mau setiap orang harus menyisikan penghasilannya secara tegas, terapkan sikap hidup yang keras, bagaimanapun caranya harus ada uang yang bisa disimpan. SIkap keras ini terutama dalam hal kemampuan menentukan skala prioritas yang paling utama. Biasakan menentukan kebutuhan yang paling darurat dan penting, sementara kebutuhan yang sifatnya komplementer atau hiburan dikurangi. Komplementer misalnya suatu barang yang masih bisa dipakai tetapi rusak sebaiknya diperbaiki, jangan membeli yang baru. Kebutuhan hiburan misalnya makan di restoran, jika sebelumnya seminggu sekali, maka mulai terapkan sebulan sekali. DAn sebagainya, dengan cara mulai melihat sesuatu dari fungsinya daripada penampilannya, melihat sesuatu dari kegunaannya bukan gengsinya. Cara melihat suatu kebutuhan mulai dipersempit menjadi sesuatu yang banyak manfaat dan kegunaan. Dengan begitu akan terbiasa hidup cukup dan tidak berlebih-lebihan menilai sesuatu. Camkan dalam diri bahwa uang yang ditabung jauh lebih bermanfaat daripada dibelanjakan untuk barang yang tidak perlu. Masa depan anak-anak jauh lebih penting dibanding menunjukkan gengsi. Perlahan-lahan sikap hidup seperti ini akan menjadikan kita pribadi yang hemat, teliti, dan cermat.

Karena pada prinsipnya, semua orang sukses di kehidupan saat ini pun mereka memulainya dengan sikap hidup prihatin dan cermat. Mereka semua sangat teliti menggunakan uang dan tidak mudah terbawa pengaruh pergaulan dan gaya hidup. Contohnya saja sang pendiri Facebook, Marck Zukerberg, milioner ini memulai karirnya dari seorang mahasiswa sederhana dan kini walau hartanya triliunan ia tetap menerapkan hidup hemat bersama istrinya. Masih tinggal di rumah kecil mungil dan menggunakan kendaraan tua. Gaya pakaiannyapun tidak layaknya milioner menggunakan jas dan sepatu merk, ia tetap seperti anak muda pada umumnya, menggunakan T-shirt dan kemeja serta sepatu kets trendi. Dan lihatlah bagaimana orang memperlakukannya dengan hormat dan respek. Yang terpenting bagi Marck bukanlah penampilan, tetapi apa yang ada dalam otak dan kemampuannyalah yang paling utama. Bahkan dengan harta yang melimpahnya itupun sama sekali tidak ingin dimanfaatkan untuk kepentingannya pribadi, melainkan ia ingin menanamkan uangnya itu untuk mengembangkan ilmu dan teknologi lebih maju lagi.

Lalu hal sederhana apa yang dilakukan Marck Zukerberg hingga ia bisa mancapai puncak sukses?
Marc mengungkapkan bahwa selama hidupnya ia tidak pernah berfokus pada hasil akhir, melainkan ia hanya berkonsentrasi pada proses menuju sukses; ia terus belajar, mengembangkan kemampuan, terus eksplorasi ilmu dan terus saja mendalami keahliannya. Ia tidak terlalu terpengaruh pada pergaulan, barang mewah, kesenangan dan sebagainya, yang dipedulikannya adalah ilmu dan pengetahuan. Ia hanya tertarik pada ilmu dan tidak pernah berhenti belajar. Dasar pemikiran mementingkan dan menghargai proses belajar ini yang mengantarkan pada puncak kesuksesan. Walau berkali-kali gagal, tetapi kegagalannya itu yang mendorongnya menuju puncak.

Nah gaya hidup seperti inilah yang harusnya ditiru anak milenials saat ini jika mereka ingin berhasil dan sukses di masa depan, utamakan belajar daripada tergoda hasil akhir. Gaya hidup sederhana dan cermat yang dibutuhkan untuk membangun generasi pintar dan mumpuni dimasa depan. Pandai mengatur kehidupan termasuk didalamnya mengatur kemampuan dan keinginan untuk mengembangkan kemampuan dalam dirinya lebih besar dan lebih maju lagi dalam berpikir dan berinovasi. Kecerdasan itu yang dihargai orang dibanding kemewahan gaya dan penampilan semata, kecerdasan itu yang menjadikan orang sangat dihargai dan dihormati.

Kamis, 10 Agustus 2017

INI BARU BETUL, ERDOGAN SIAPKAN GENERASI FAHAM AGAMA DAN HARAPAN UMAT

Yang disiapkan pemimpin islam skala dunia ini bukan bom atom, rudal balistik, atau nuklir, yang disiapkan Erdogan untuk menghadapi musuh-musuh islam di akhir jaman nanti adalah para penegak agama Allah swt. Para pengamal Al Quran, Hadist dan Sunnah yang akan berada di barisan paling depan menjaga akidah umat dan mengawal agama Allah swt, inilah yang betul. Bukan hal sebaliknya yang terjadi di negeri ini, para pengamal agama dihalangi berdakwah dan berjalan mengajak orang menuju rumah Allah swt. Berikut cuplikan artikelnya..

dakwatuna.com Istanbul. Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan, dirinya bertekad akan mencetak generasi yang mengenal agamanya, budaya dan sejarah bangsanya. “Mereka akan menjadi harapan bagi umat Islam dan semua yang terzalimi,” tegasnya, seperti dikutip lama elshaab.org.
Pernyataan ini disampaikan Erdogan usai shalat Jumat beberapa hari lalu di masjid Yildiz Hamidia, Istanbul.

Ia kemudian menambahkan, “Tugas untuk membentuk generasi mendatang tidak hanya menjadi tanggungjawab pemerintah saja, tapi juga menjadi tugas bersama yang membutuhkan kesungguhan dari para orang tua.”
Dalam kesempatan itu Erdogan juga menyampaikan ucapan terimakasihnya kepada pihak-pihak yang turut membantu renovasi masjid Yildiz Hamidia. Masjid ini sendiri baru saja selesai dari proses renovasi. (msy/dakwatuna)


Sumber: http://www.dakwatuna.com/2017/08/08/88226/erdogan-siapkan-generasi-yang-paham-agama-dan-menjadi-harapan-umat/#ixzz4pGMPRYQH
Follow us: @dakwatuna on Twitter | dakwatunacom on Facebook

TRUMP; 6 BULAN JABAT CIPTAKAN 1 JUTA LAP.KERJA, KALAU 3 TAHUN?

Presiden terpilih Amerika Donald Trump, walaupun diawal mendapatkan banyak penolakan dari warganya, tetapi ekonomi tumbuh pesat, puncaknya tercipta 1 juta lapangan kerja yang bisa diserap diberbagai bidang. Trump yang terkenal kontroversi dalam berbagai ucapannya memiliki prestasi cukup baik dalam hal memberi keyakinan publik bahwa ia bisa meyakinan para investor, konglomerat  pendukungnya untuk menanamkan modalnya dan menciptakan lapangan kerja bagi warganya. Berbanding terbalik dengan yang terjadi di negara ini, walau diawal Jokowi sudah menjanjikan akan menciptakan 10 juta lapangan kerja, 3 tahun berlalu tanpa terasa angka yang dijanjikan itu justru berbanding terbalik dan menunjukkan trend tingkat pengangguran yang semakin tinggi dibanding jumlah serapan lapangan kerja. Hitungan sederhananya gini, klo 6 bulan 1 juta, nah kalo 3 tahun jabat harusnya berapa lapangan kerja ya? Silahkan hitung sendiri, dan berikut cuplikan artikelnya...

NEW YORK, KOMPAS.com - Perekonomian AS menambah 209.000 lapangan kerja baru pada bulan Juli 2017. Angka tersebut dipandang kuat dan melampaui perkiraan para ekonom.

Mengutip CNN Money, Senin (7/8/2017), angka pengangguran di AS juga turun ke 4,3 persen atau mencapai ke titik terendah dalam 16 tahun. Pasca-resesi Besar tahun 2009 silam, angka pengangguran AS mencapai 10 persen.

"Ekonomi berjalan dengan cukup baik," ujar Cathy Barrera, kepala penasihat ekonomi di situs lowongan pekerjaan ZipRecruiter.

AS telah menambah 1,07 juta lapangan pekerjaan baru selama enam bulan kepemimpinan Presiden Donald Trump. Tentu saja, Trump tidak sepenuhnya sosok di balik serapan tenaga kerja yang solid tersebut.

Sektor restoran dan bar menambah 53.000 tenaga kerja baru, sementara sektor layanan kesehatan menambah 39.000 tenaga kerja baru. Perusahaan-perusahaan manufaktur tercatat menambah 16.000 tenaga kerja baru.

Banyak ekonom berpendapat bahwa AS mendekati kondisi serapan tenaga kerja penuh. Artinya, ke depan angka pengangguran tidak akan turun secara signifikan. Pasar tenaga kerja terus menjadi salah satu kekuatan utama ekonomi AS.

Juli 2017 adalah bulan ke-82 secara berturut-turut pertumbuhan serapan tenaga kerja. Namun, pertumbuhan upah masih cenderung melambat, yakni hanya 2,5 persen pada bulan Juli 2017 dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Bank sentral AS Federal Reserve memperkirakan pertumbuhan upah dapat mencapai 3,5 persen.

"Pertanyaan masih timbul terkait apakah kita akan melihat pertumbuhan upah," ujar Chris Gaffney, presiden Everbank World Markets.

Rabu, 09 Agustus 2017

KORAN MALAYSIA: PERPU 2/2017, SEBUT JOKOWI DIKTATOR

Apa kata dunia internasional mengenai keadaan Indonesia saat ini, terutama negara serumpun dan seagama seperti Malaysia. Mereka melihat ada hal yang tidak masuk akal terjadi di negeri ini, sebuah kenyataan pahit yang menyinggung rasa kesamaan beragama tercoreng oleh terbitnya perpu yang mengatur kebebasan bersyerikat dan berkumpul hanya karena perbedaan pandangan dan ideologi bangsa. Kenapa dianggap mengkhawatirkan, karena ini akan mengobarkan semangat yang sama di daerah jiran nantinya. Seperti apa bunyi kekhawatiran mereka, berikut ini kami lampirkan tulisan surat kabar yang beredar di sana.

JAKARTA 13 Julai - Pelbagai pihak termasuk Pertubuhan Hak Asasi Ma­nu­sia (HRW) negara ini mengecam keputusan kerajaan Indonesia mengharamkan pertubuhan yang tidak menyokong ideologinya dan menyifatkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai diktator.

Pertubuhan Hizbut Tahrir (HTI) yang menyokong penubuhan negara Islam di Indonesia dan ‘bersih’ daripada sebarang kes keganasan, memaklumkan akan mencabar keputusan itu di mahkamah.

“Kami akan mengkaji undang-undang ini dan merancang strategi baharu agar boleh meneruskan aktiviti,” kata jurucakap HTI, Ismail Yusanto kepada portal ABC.

Pertubuhan itu yang diiktiraf oleh kerajaan Australia turut mengecam Jokowi kerana menyenaraikan pertubuhan tersebut sebagai radikal.

“Kami adalah Islam sejati. Jokowi kini telah berubah menjadi presiden diktator,” katanya.

Semalam kerajaan Indonesia mengumumkan ordinan Presi­den baharu yang menyasarkan pertubuhan Islam terutama yang melancarkan bantahan besar-besaran terhadap bekas Gabenor Jakarta, Busuki Tjahaja Purnama atau lebih dikenali sebagai Ahok.

Selain HTI, Barisan Pertahanan Islam (FPI) yang merupakan antara pertubuhan mendesak Ahok dipenjarakan, adalah pertubuhan yang diharamkan.

Pakar analisis dan kumpulan hak asasi manusia bimbang dengan pelaksanaan ordinan itu yang masih belum dikemukakan di Parlimen Indonesia ataupun dicabar di mahkamah.

“Peraturan Pemerintah Peng­ganti Undang-Undang (Perppu) ini merupakan ancaman terhadap demokrasi dan perlembagaan,” kata pakar undang-undang, Irman Sidin.

Katanya, ini merupakan kali pertama kerajaan di bawah pemerintahan Jokowi menguat­kuasakan undang-undang itu sejak kejatuhan bekas diktator Suharto.

Bekas Menteri Kehakiman, Yusril Ihza Mahendra berkata, pelaksanaan Perppu merupakan langkah ke belakang bagi demokrasi di Indonesia.

Penyelidik HRW, Andreas Harsono berkata, kerajaan hanya boleh mengambil tindakan undang-undang terhadap kumpulan yang disyaki melakukan pencabulan undang-undang.

“Mengharamkan sebarang per­tubuhan hanya kerana ideo­logi adalah tindakan drakonian yang menyekat kebebasan pertubuhan dan hak bersuara yang telah diperjuangkan oleh rakyat Indonesia sejak peme­rintahan diktator Suharto,” katanya.

Beberapa pihak lain pula menyifatkan penguatkuasaan undang-undang sebagai strategi menjelang pilihan raya yang dijangka pada 2019.

Artikel Penuh: http://www.utusan.com.my/berita/luar-negara/presiden-jokowi-disifatkan-diktator-1.502559#ixzz4p9ec6wYD 
© Utusan Melayu (M) Bhd

Selasa, 08 Agustus 2017

HUTANG PIUTANG: SEBAB BUNUH DIRI ERA KEKINIAN

Belakangan ini sering kali terdengar berita bunuh diri dikalangan anak muda, generasi muda yang baru menapaki hidup berumah tangga, mereka merasa tidak tahan lagi dengan tekanan dan masalah hidup yang menderanya, kesulitan ekonomi yang terus menerus tidak ada ujungnya. Bahkan beberapa diantara mereka beralasan bahwa bunuh diri dilakukan dalam rangka menghindari hutang piutang. Dengan Bunuh diri, menganggap segala urusan hutang piutang di dunia bisa diselesaikan, padahal tidak, karena kelak di akhirat tetap harus dipertanggung jawabkan. Bunuh diri karena menghindari hutang adalah bentuk pengalihan saja, di tangguhkan sementara hingga datang hari akhir. Jadi sebenarnya hutang itu tidak hilang, akan tetap ada hingga waktu yang akan mempertemukan mereka kembali. Belum lagi dosa melakukan aksi bunuh diri, itupun harus dipertanggung jawabkan, lalu apa yang melatar belakangi mereka nekat melakukan bunuh diri?

Dalam keadaan serba sulit dan sempit seperti ini, nampaknya penyelesaian jalan keluar dengan mengakhiri hidup sendiri menjadi cara paling cepat mengelesaikan masalah. Bunuh diri akan menghentikan semua kesakitan dan penderitaan tekanan masalah hidup.

Lalu kenapa masalah hutang piutang bisa mengakibatkan orang bunuh diri? Sederhananya, hutang bisa diselesaikan dengan dibayar, tetapi kenapa harus mengakhiri hidup. Sedemikian lemahnya iman mereka sehingga harus menyerah pada nasib dan mengatakan hidup ini tidak adil dan tidak memberikan mereka banyak pilihan, kecuali bunuh diri?

Orang yang terlilit hutang piutang, dalam jangka waktu yang lama tidak kunjung diselesaikan, semakin lama semakin menumpuk akibat bunga berjalan. Waktu yang terus bergulir tidak bisa menghentikan hutang, semakin lama semakin terpojok. Orang yang menjalani hidup dililit hutang, meskipun mereka berusaha sekuat tenaga untuk mengembalikannya, dengan berbagai cara dan upaya, tetapi nyatanya hutang itu tidak kunjung selesai. Karena mereka juga harus tetap menjalani kehidupan sehari-harinya yang membutuhkan biaya, maka lama-kelamaan orang itu akan berada pada titik puncak keputusasaannya terhadap keadaan. Mereka berada dipuncaknya segala usaha dan sabar menanggung beban.

Dalam kondisi seperti ini, pikiran putus akan datang menghampiri, ketika mereka melihat ke depan jalan semakin sempit dan tanpa ujung. Semakin tidak ada cahaya yang dapat menerangi jalan mereka yang sudah jauh tersesat. Terjadi pergulatan bathin dalam diri, tarik menarik antara nalar dan logika, yang satu menolak yang satu menerima. Jika logika yang menang, dasar analisa yang digunakan perhitungan matematika umum, maka keputusan akhir akan segera menunjuk pada pilihan mengakhiri hidup.

Orang yang ingin bunuh diri biasanya memikirkan dengan seksama rencana tersebut, bagaimana dampak bagi orang-orang yang ditinggalkan, bagaimana ini dan itu. Itulah sebabnya kadang ada diantara mereka yang meninggalkan pesan di secarik kertas dan mengungkapkan semua alasannya. Namun akibat sudah keruhnya hati dan berkaratnya iman, berbagai pertimbangan itu kalah debat dan argumen, sehingga hasil akhir mereka memutuskan bunuh diri. Dan nampaknya awan gelap telah menyelimuti dirinya, ditambah lagi adanya bisikan halus yang menyertai mereka. Karena biasanya, pada kondisi orang yang sudah putus asa dari rahmat Allah swt, orang yang sudah menyerah pada keadaan, tidak mau berusaha meminta pertolongan Allah swt maka tanpa sadar hawa negatif akan masuk ke dalam dirinya dan membisikkan hal-hal indah tentang bunuh diri, seperti; selesainya masalah hutang, dan tidak ada lagi orang yang datang mengancam.

Bisikan ini terus saja mengikuti langkahnya dan merangkai satu demi satu teknik/cara pelaksanaan bunuh diri yang paling aman, terus saja sampai ia benar-benar melangkahkan kaki ke tiang gantungan. Iblis terus mengiringi langkahnya dengan penuh kesabaran dan ketekunan, inilah moment paling berharga bagi iblis untuk menjerat manusia dalam keputusasaan dari kasih sayang ALlah swt. Iblis sangat menanti-nanti moment ini pada diri siapapun yang berputus asa dari Pertolongan ALlah swt, siapapun yang tidak bisa mengalahkan egonya untuk berserah dan berpasrah diri kepada Allah swt, maka ialah yang akan menjadi korban kelicikan syetan dan iblis laknatullah.

Inilah salah satu penyebab kenapa orang akhirnya memutuskan bunuh diri, karena mereka tidak percaya dan yakin dengan kuasa Allah swt. Mereka sudah terlalu dari kalimat "Innalillahi wainnalillahi rojiuunn, semuanya datang dari Allah dan akan kembali lagi kepada Allah swt. Orang yang akhirnya memilih bunuh diri disebabkan karena mereka sudah berusaha tetapi mereka belum melaksanakan apa yang ditunjukkan kepada mereka yaitu sabar dan shalat. KArena dalam shalatlah ada pertolongan Allah swt, sementara orang yang tidak mau shalat akan diampiri syetan. Itulah sebabnya akhirnya mereka memilih putus asa dan memandang baik apa yang disarankan dan dibisikkan iblis ke telinganya.

Maka dari itu teman, jika sedang mengalami masalah hutang piutang dan berbagai permasalahan hidup, segeralah dirikan shalat, lakukan berbagai ibadah dan perbanyak istigfar. Allah swt pasti akan menolong dengan bagaimana cara Ia akan menolong hamba-Nya yang berserah diri dan berbaik sangka kepada-Nya dengan jalan yang tidak disangka-sangka. Hanya Allah swt yang maha mengetahui, jangan lepaskan dirimu dari rahmat-Nya, karena sesungguhnya pertolongan ALlah swt itu dekat.

Senin, 07 Agustus 2017

EKONOMI MAKIN SULIT, MANA YG DIKEJAR, DUNIA ATAU AKHIRAT?

Kedepan kondisi ekonomi makin sulit, apa yang harus dilakukan? Banyak yang memilih membuka usaha dan berjualan berbagai bahan kebutuhan sehari-hari, ada juga yang berjualan di rumah secara online. Sudah benarkah pilihan ini? Padahal, jika membuka usaha di tengah kondisi krisis seperti ini resikonya pun cukup besar, dimana kemungkinan modal tidak bisa kembali, karena lemahnya daya beli konsumen dan persaingan pasar sangat ketat. Lalu apa yang seharusnya dilakukan di masa sulit dan serba sempit seperti ini? Adakah jalan keluarnya yang tidak akan membawa kita ke jurang kehancuran?

Di dalam keadaan sulit, keyakinan setiap orang ditantang dan dipertaruhkan, mampukah ia bertahan dalam keadaan serba tidak menentu dan situasi tidak pasti. Dalam keadaan sulit, tidak ada seorangpun yang bisa memastikan apa yang akan terjadi ke depan, dan tidak ada yang bisa memberikan petunjuk seperti apa kondisi ekonomi nanti. Satu-satunya yang pasti disini adalah ketidakpastian itu sendiri, dan semakin banyak orang yang mencari tahu dengan berbagai usaha dan upayanya masing-masing, mereka makin dibuat kalut dan guncang ketika semua keinginannya tidak sesuai harapan. Dalam hal ini islam menawarkan solusi mudah, pilihlah jalan menuju akhirat. Apa itu jalan akhirat? itu adalah perbanyak ibadah, berdzikir, shalawat, tasbih dan tahmid. Kenapa beribadah harus diperbanyak di masa-masa sulit?

Karena ketika seseorang berdzikir dan berdoa dengan lisan dan hati, seketika pikiran dan perasaan kita akan menebarkan vibrasi positif ke alam semesta sehingga alam semestapun yang sudah dilengkapi sistem otomatis untuk menangkap getaran vibrasi akan merespon keinginan setiap insan serta mendorong semua keinginan tersebut ke luar angkasa yaitu ke lapisan langit Arsy-Nya.

Sebagaimana kita semua tahu, bahwa seluruh penghuni alam semesta ini senantiasa bertasbih memuji kebesaran ALlah swt. Tanaman, hewan, gunung, laut dan sebagainya, semua mahluk itu diciptakan untuk menggemakan asma Allah swt tanpa henti. Lalu kapan manusia sendiri punya waktu untuk berdzikir sebagaimana yang dilakukan mahluk lain? Yaitu adalah ketika keadaan mereka sedang lapang dan sempit. Orang yang dalam keadaan sempit akan menjadi khusuk jika diarahkan untuk berdzikir kepada ALlah swt, beda dengan kondisi pada saat mereka lapang. Kondisi sempit makin mampermudah komunikasi hamba kepada Sang Pencipta. Berdoa, berdzikir dan bertasbih dalam keadaan sempit yang khusuk memudahkan terkabulnya doa, kekhusukan ini yang akan memudahkan datangnya rezeki yang tersembunyi dan terhalangi hawa negatif di alam semesta ini.

Lalu apa yang terjadi? mengapa dunia ini kini menjadi semakin sempit, rapuh dan ringkih? orang-orang diatasnya mudah berputus asa? itu karena mereka tidak mau berserah diri sepenuhnya kepada Allah swt.

Ketika jumlah manusia semakin banyak, sementara hutan-hutan semakin tipis, tumbuhan semakin hilang, hewan-hewan diburu dan dijadikan ternak, mereka tidak melanjutkan tugas para penghuni bumi sebelumnya yaitu bertasbih dan menggemakan asma ALlah swt, maka dunia semakin tidak punya kekuatannya, tidak ada keseimbangan. Semakin hilang kemampuan otomatis menangkap vibrasi alam semesta, manusia yang semakin banyak tidak bisa menjaga kestabilan ekosistem mengakibatkan dunia ini pincang . Yang banyak bertebaran di alam semesta ini adalah vibrasi negatif dan menghalangi turunnya rahmat Allah swt.

Manusia yang kini jumlahnya sudah hampir menutupi seluruh lapisan bumi ini, harusnya mampu menjaga kestabilan kehidupan ini dengan cara melanjutkan tugas para pendahulunya yaitu berdzikir dan bertasbih menggemakan Asma Allah swt, karena manusia adalah mahluk yang dibekali kecerdasan dan akal. Manusia harusnya bisa menjadi pelopor dan pemimpin yang mampu berbuat lebih banyak dalam hal upaya menggemakan asma ALlah swt jika dibanding mahluk lain.

Dan benar adanya, bahwa kelak akhir jaman, ketika seluruh mahluk seperti tanaman dan tumbuhan sudah semakin langka, maka satu-satunya jalan agar manusia bisa tetap bertahan hidup adalah mereka harus bisa menahan lapar dengan cara memakan makanan para penghuni syurga yaitu berdzikir dan bertasbih kepada Allah swt. Tidak ada jalan lain, karena hanya itulah satu-satunya makanan yang tersisa di akhir jaman. Anda masih tidak percaya, lihatlah suudara kita yang ada di wilayah konflik, tidak ada yang bisa mereka makan, selain lidahnya selalu basah dengan lafadz dzikir dan tasbih, dan mereka hingga kini masih tetap hidup dan terus berjuang hingga ALlah swt sendiri yang mencabut nyawa mereka.

INILAH YANG HARUS KITA KEJAR
Ilmu Tolak miskin, ialah dengan menjadikan akhirat sebagai santapan tujuan utama, bila akhirat sebagai tujuan kita, maka dunia akan menunduk pada kita dan dunia akan menghampiri orang yang mengutamakan urusan proyek akhirat. Dunia akan berlari mengejar kita yang sibuk dengan urusan akhirat, dunia akan berupaya sekuat tenaga memalingkan perhatian kita dari kesenangan kita mengejar akhirat.

inilah pesan Nabi agar dunia tunduk pada kita manusia:

وَمَنْ كَانَتْ الْآخِرَةُ نِيَّتَهُ جَمَعَ اللَّهُ لَهُ أَمْرَهُ

وَجَعَلَ غِنَاهُ فِي قَلْبِهِ وَأَتَتْهُ الدُّنْيَا وَهِيَ رَاغِمَةٌ

“Dan barangsiapa menjadikan akhirat keinginan (utamanya), niscaya Allah kumpulkan baginya urusan hidupnya dan dijadikan kekayaan di dalam hatinya dan didatangkan kepadanya dunia bagaimanapun keadaannya (dengan tunduk).” (HR Ibnu Majah 4095)

NIAT beramal untuk akhirat maka akan mendapat dunia

Niat tidak ikhlas akan mendatangkan kemiskinan dunia dan kesusahan di akhirat

Luruskan niat karena Allah….. aamiin..


Beritakanlah kabar gembira kepada orang-orang yang berjalan kaki di malam gelap-gulita menuju masjid
bahwa bagi mereka cahaya yang terang-benderang di hari kiamat.

(HR. Al Hakim dan Tirmidzi)

Inilah shalawat yang diijazahkan oleh KH A Mustofa Bisri Rembang, KH. ABDUL KHANAN MAKSUM kwagean pare Kediri, KH. MAHRUS A’LY LIRBOYO, KH. ABDUL LATIF MUHAMMAD, KH. Abdul Syukur pengasuh PONPES AL ISLAH DLOPO, dan banyak kyai lain.

Baca sholawat:
صَلَّى اللهُ عَلَى مُحَمَّد
SHOLLALLOHU A’LA MUHAMMAD

Dibaca dengan bilangan 1000 x / 3333 x/7.000 x/10.000 x tiap hari, atau sebanyak kita mampu. Bahkan ada yang mengijazahkan sampai15.000x dalam satu majlis. Yang penting untuk amalan tiap hari adalah istiqomahnya.

بسم الله الرحمن الرحيم
الّلهُمَّ اَعْطِنِي ثَوَابَ صَلَّى اللهُ عَلَى محمد أَنْ تَرْزُقَنِي شَيْئًا أَسْتَعِيْنُ بِهِ عَلَى الطّاعَةِ
سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الِعزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ وَسَلَامٌ عَلَي الْمُرْسَلِيْنَ وَالحمْدُ لله ربِّ العَالميْن

“Bismillaahirrohmaanirrohiim Alloohumma a’thinii tsawaaba SHOLLALLOOHU ‘ALAA MUHAMMAD an tarzuqonii syai-an asta ‘iinu bihi ‘alath-thoo ‘ah subhaana robbika robbil ‘izzati ‘ammaa yashifuun wasalaamun ‘alal mursaliin walhamdulillaahi robbil ‘aalamiin”

“Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
Ya Allah datangkanlah padaku pahala SHOLLALLOOHU ‘ALAA MUHAMMAD berilah rezeqi padaku, sesuatu yang dapat menolongku untuk ta’at.

Maha Suci Tuhanmu, Tuhan yang Maha Mulia dari apa yang mereka sifatkan dan salam sejahtera untuk para Rasul dan segala puji kepada Allah Tuhan semesta alam.”

Selamatkan diri kita dari kemiskinan dengan cara mengejar amalan akhirat, insya Allah dunia selamat akhiratpun selamat.

Sabtu, 05 Agustus 2017

"WONDER WOMAN" PUN BERSYAHADAT

Jika kita bicara tentang wanita super yang digambarkan para produsen film holywood DC Comins, seorang wanita perkasa, berotot, punya kekuatan super, bisa melumpuhkan penjahat, berpakaian minim dan seksi, berparas cantik dan menawan, berhati mulia dan suka menolong yang lemah sangat mengagumkan. Tapi dalam kehidupan nyata, maka apakah sosok itu benar-benar ada? ternyata tidaklah demikian.

Di dunia ini ada banyak wanita bertangan besi, wanita super yang punya otak cerdas, wanita yang punya pengaruh dan kekuasaan, tetapi sosok mereka tidaklah se-eksentrik Wonder woman yang dimakud dalam film sabetan DC tersebut. Tokoh-tokoh perempuan super di dunia nyata juga punya kelemahan dan kekurangan, mereka juga tidak jauh dari dominasi kaum adam, menjadi sasaran diskriminasi, pelecehan dan intimidasi. Tidak sepenuhnya perempuan berkuasa di dunia ini bisa melakukan semua hal sebagaimana yang dilakukan jagoan wanita satu ini, wanita masih tetap menajdi korban keserakahan laki-laki.

Lalu Apa sebab perusahaan DC Comis belakangan ini gencar mengkampanyekan sosok wanita super dalam setiap besutan karya film holywoodnya? Dan yang akan hadir berikutnya adalah film DC comics bertema Super Girl. Apakah ini bagian dari gerakan feminisme yang belakangan ini digadang-gadang akan meramaikan dunia perfileman holywood saja. Atau ada fenomena apakah gerangan didunia barat sana? Apa yang terjadi dengan kaum hawa di sana. Mari kita kupas sama-sama...

Sebuah rumor beredar bahwa hal ini dilakukan dalam rangka untuk membendung semakin maraknya gerakan perpindahan kaum perempuan modern barat kepada cahaya islam. Sejak invasi besar-besaran kaum pengungsi dari timur tengah membanjiri negeri Paman Sam dan eropa, ada banyak gejolak dan pertentangan mengenai keyakinan baru yang dibawa para imigran dengan penduduk asli. Mereka menemukan hal baru dan dipandang unik serta menarik. Ada nilai-nilai berbeda yang diajarkan islam, begitu hormatnya orang islam kepada kaum perempuan terutama ibu, dan nilai itu tidak dimiliki kebanyakan masyarakat sekuler. Semangat perubahan ini membuat khawatir banyak pihak, terutama para pemilik modal.

Para pemilik modal di sana juga dampaknya mulai resah dengan semakin banyaknya kaum selebritis yang berpindah keyakinan memeluk islam. Siapa sajakah mereka, yang belakangan ini ramai diperbincangkan adalah Linday Lohan, Janet Jackson, dan beberapa artis papan atas lainnya. Walau rumor itu sudah berhembus kencang, dan sudah dibuat banyak bantahan oleh sang produser ataupun pihak managemen artis, tapi tidak menyurutkan animo masyarakat untuk mencari tahu alasan para selebritis ini hijrah. Masyarakat di sana kehilangan figur perempuan kuat, cerdas dan tangguh, mereka menganggap para perempuan hebat ini juga tidak mampu menangkal laju perubahan zaman, walau mereka hidup dalam kemewahan dan gemerlap kesenangan dunia.

Maka dari itu dibuatlah karakter wanita super ini dalam rangka untuk mengkampanyekan keperkasaan perempuan barat dalam menghadapi kejahatan dunia. Perempuan yang digambarkan di film itu menampilkan perempuan super dan kuat, tidak mudah terombang-ambing oleh arus perubahan jaman. Lengkap dengan atribut perang dan senjata mereka melangkah dengan penuh percaya diri dan diharapkan setiap orang yang terinpirasi oleh tokoh ini akan memiliki sikap perilaku sama seperti sang jagoan. Tidak mudah terpengaruh dan berubah keyakinan, tidak mudah terprovokasi dan terbawa arus.

Tapi faktanya, Sosok perempuan super di dunia nyata, di dunia barat sekalipun, sama saja seperti wanita pada umumnya, tetapi bedanya mereka punya nama besar di hati penggemarnya dan perempuan jagoan itu punya nama besar di poster dan iklan. Setelah mereka melalui proses yang panjang dan penuh liku. Mereka akhirnya memilih menjadi mualaf dan melepaskan semua atribut kemewahan yang melekat pada dirinya. Walau di mata dunia mereka memiliki semua kenikmatan, kesenangan dunia yang tiada batas, kehormatan dan keagungan, tetapi ketika cahaya hidayah itu datang menyinari, semua itu perlahan meredupkan silaunya gemerlap dunia dan menjadikannya pribadi yang tertutup.

Tidak ada lagi hingar bingar pesta pora, sorotan cahaya lampu sorot yang menyilaukan mata, dan gemerlap dunia malam. Seketika hening dan sosok inipun berubah menjadi perempuan misterius di hadapan publik. Mereka menjadi pribadi yang ingin memiliki privasi, ingin dijauhkan dari berbagai prasangka, memilih menjauh dari pantauan kamera pencari berita. Masa-masa kelam itu sudah berlalu dan yang ingin mereka rasakan kala itu hanyalah kesendirian dan ketenangan. Walau mungkin sebenarnya kebanyakan mereka juga tidak bisa mendeklarasikan dirinya sebagai muslim karena mereka berada di bawah tekanan dan ancaman pemilik modal. Tidak ada pilihan lain, selain harus memerankan peran ganda di dunia nyata. Di hadapan publik mereka berusaha menghidar dari kejaran waratawan untuk menghindari konflik dan di kesehariannya mereka bersembunyi dan terus mendalami agama barunya. Hingga akhirnya mereka baru berani tampil ke hadapan publik setelah sepenuhnya siap menghadapi tekanan publik dan berbagai tindak penolakan.

Siapa sajakah wanita Super dan berpengaruh di dunia ini yang sudah menjatuhkan pilihan hidupnya kepada Islam? Ditengah kejayaan dan ketenanrannya, mereka memilih jalan islam sebagai pilihan hidup;

1. Lady Diana dan Dody Al Fayed

Lady Di atau Putri Diana, sosok wanita cantik, cemerlang, dan kharismatik yang tak hanya membuat rakyat Inggris saja tetapi warga duniapun sangat mengagumi kecantikannya. Putri Diana dan Pangeran Charles akhirnya resmi bercerai. Lady Diana yang merupakan wanita cerdas dengan berjuta acara, bertemu dan tak lama kemudian terlihat dekat dengan Dodi Al-Fayed putra milioner Mohamed Al-Fayed. Diberitakan kala itu Diana sedang dalam keadaan hamil dan mereka merencanakan berlibur musim panas di Long Islang di New York. Bersamaan waktu berlalu, Diana dan Dodi makin jatuh cinta, Diana pun menunjukkan tanda tanda kebersediaannya untuk konversi dan isu beredar bahwa Diana sudah menjadi mualaf kala itu. Kabar itu menggeparkan istana kerajaan, dan akhirnya terjadilah kecelakaan tragis yang menewaskan keduanya.

2. Janet Jackson dan Wissam al Mana

Salah satu artis hollywood yang Pindah agama menjadi agama islam pada tahun 2013 yang lalu. Kemudian Janet Jackson telah berhasil menjadi istri dari Wissam al mana yang merupakan seorang miliyuner yang ada di dunia.
Artis hollywood beragama islam yang satu ini merupakan saudara dari Jermaine Jackson dan Michael Jackson yang pada kala itu juga merupakan orang yang sudah memeluk islam. Tentu saja hal ini sangat membuat orang yang mengetahuinya terkejut, ternyata banyak artis hollywood beragama islam yang ada di Amerika Serikat.

3. Rihanna dan Hassan Jameel

Beberapa waktu lalu Rihanna dikabarkan tengah dekat dengan seorang millioner asal arab saudi, mereka pergi berlibur di Ibiza Spanyol bersama dan tak lama waktu berselang Rihana tampil di acara musik dengan gaun panjang dan menutupi tubuhnya yang dikabarkan sedang berbadan dua. Belum ada konfirmasi perpindahan keyakinan rihana mengenai hal ini, tetapi bukan berarti tidak ada kemungkinan.

4. Ellen Burstyn

Berikut ini juga merupakan salah satu artis Hollywood yang beragama islam yakni bernama Ellen Burstyn. Kamu pasti mengenal nama artis lawas yang sangat populer ini karena ellen sudah sejak lama menjejakkan nama di berbagai judul film ternama, seperti
Dan suatu saat publik dibuat terkejut ketika aktris yang satu ini memutuskan untuk hijrah ke Islam. Artis Hollywood ini menyatakan kalau eksplorasinya terhadap Sufi Islam sudah dilakukan sejak usia 30 tahunan. Dan ahkhirnya ia memilih Islam sebagai jalan hidup.

5. Lyndsay Lohan

Artis Holywood yang cantik ini memang sudah beberapa kali tertangkap kamera sedang bergulat dengan kesibukannya mempelajari Islam, mulai dari ketika mengenggam Kitab Al Quran sambil mengenakan sehelai selendang. Atau ia sendiri mamajangkan gambar dirinya dengan pose berhijab, atau ia menuliskan dirinya sedang mempelajari islam di akun instagramnya. Berbagai kegiatan spiritual kerap disampaikannya kepada publik, tentang ketertarikannya mempelajari islam dengan segenap upaya berharap semua orang juga bisa memberinya kesempatan untuk membiarkannya dalam kesibukannya mempelajari islam. Sampai hari ini ia belum memproklamirkan diri sebagai muslim.

6. Prof DR Ingrid Mattson, Ph D

Menjabat sebagai Ketua Islamic Society di Amerika Utara, Lahir dari keluarga katholik roma dan memilih masuk islam ditahun terakhir perkuliahan sarjananya. Mendapat gelar Ph.D tahun 1999 untuk bidang Studi Islam di Universitas Chicago, dan sekarang menjabat sebagai Direktur Islamic Chaplaincy dan profesor untuk bidang Studi Islam di Macdonal Center dan bidang hubungan Muslim-Kristen di Seminari Hartford Connecticut. Dr.Inggrid memilih memeluk islam bukan karena alasan mengikuti agama pasangan (suami) tetapi murni datang dari dalam lubuk hati dan atas kesadaran sendiri. Ia terpukau dengan ajaran yang disampaikan Kitab Al Quran dan ia meyakini semua yang disampaikan itu adalah benar-benar firman Tuhan yang diturunkan kepada Nabi Muhammad untuk seluruh umat manusia.



Dan ada beberapa aktor holywood lain yang juga melakukan hal serupa, berpindah agama menjadi islam. Mereka mendeklarasikan keislamannya dan tidak peduli dengan sorotan media dan berjalan sebagaimana biasanya. Hal seperti inilah yang membuat banyak pemilik modal khawatir, kelemahan sikap para idola ini mematahkan mitos bahwa seseorang public figure dengan kekayaan dan ketenarannya tidak akan tergoda dengan gerakan ekstrimis yang di kampanyekan ISIS yaitu islam, malah sebaliknya semakin banyak yang terteraik pada islam dan memilih islam sebagai keyakinan.

Seharusnya seorang artis besar holywood mereka akan berakhir dengan Atheis sebagai agamanya, dan menjalani hidupnya sebagai anti islam dan memerangi islam. Melihat pesatnya pertumbuhan jumlah penduduk yang memeluk islam di negaranya inilah yang membuat para pemerhati film merasa perlu segera menciptakan ikon baru di masyarakat untuk di idolakan oleh penduduk dunia, sehingga tidak lagi menjadikan para artis-artis holywood sebagai ikon idola mereka, melainkan mengidolakan tokoh fiktif super yang ada dalam film-film komik mereka. 


Sampai kapanpun tokoh ini tidak akan berpaling dan berubah pikiran, tidak akan berpindah agama, karena mereka ada tokoh ciptaan pemilik modal yang membawa misi menjadikan tokoh perempuan super sebagai idola baru bagi anak-anak kita yang saat ini masih kecil dan tidak mengerti arti apa-apa. Tokoh wanita super ini akan menjadi idola anak-anak di masa depan kelak, anak-anak kita tidak akan mengenal arti perjuangan sebenarnya, mereka hanya mengerti bahwa berjuang adalah sebagaimana yang dilakukan para perempuan super seperti Wonder Woman ini. 

Sudah sejak lama pengusaha industri hiburan dunia holywood menggunakan media film sebagai media propaganda misi mereka untuk menyampaikan berbagai pesan. Pesan-pesan yang berbunyi pembenaran sebuah tragedi, penolakan faham/ideologi, pembentukan karakter anak-anak, menyebarkan ide pemberontakan terhadap penguasa dan sebagainya. Film adalah media paling efektif untuk menginfomasikan sebuah ide dan gagasan yang dianggap masih kurang dimengerti dan difahami sebuah bangsa untuk mengubah perilaku mereka. Melalui film yang dikemas dengan sampul menarik akan mudah diterima, terutama di kalangan anak-anak, mereka akan mengikuti apa saja yang disampaikan tanpa mempertanyakan maksudnya. 

Rabu, 02 Agustus 2017

"AWAN KEGELAPAN" ITU TELAH MENYELIMUTI KITA

Gelap, lawan kata dari terang. Terang mewakili kata cahaya, sementara gelap mewakili hitam dan kelam. Adapun kondisi yang sedang terjadi saat ini adalah kita sudah dimasa kegelapan, apa itu definisi kegelapan? Yaitu kondisi umat yang tidak lagi diterangi cahaya, cahaya kebenaran dan iman. Siapa yang mewakili cahaya, mereka adalah alim ulama, Kyai, cerdik pandai dan para pemimpin umat yang senantiasa menerangi manusia dari kegelapan dunia dan senantiasa menjadi petunjuk menuju jalan yang lurus dengan ilmu dan amalannya. Selama ini dunia terang benderang dengan cahaya ilmu dan ma'rifat para wali, tetapi ketika dunia barat mengembangkan sayapnya, maka tertutuplah cahaya islam oleh asap tebal kehitaman. Tak nampak lagi cahaya kebesaran islam di muka bumi, selain hanya titik-titik kecil terpencar di beberapa sudut.

DI MASA LALU, ada banyak kyai, ulama, buya, sultan, dato, dan sebagainya yang selalu bisa memberikan cahaya terang kepada umat, dikala umat merasakan kegelapan hidup dan dikala ada banyak yang tersesat. Para tokoh ini yang memberikan mereka cahaya iman ke dalam jiwanya, sehingga ada banyak yang selamat dari berbagai fitnah dan kesesatan. Tapi kini cahaya itu satu persatu hilang dan yang tersisa adalah cahaya-cahaya semu dan cahaya palsu. Mereka memang layaknya cahaya, tetapi cahaya mereka sudah tidak berkilauan, cahaya mereka sudah mulai redup akibat terlalu dekat dengan kegelapan. Cahaya ini tidak bisa menerangi lagi, karena cahayanya hanya sebatas patulan dari kejauhan yang remang-remang. Sinarnya tidak mampu menerangi umat, karena sudah digadaikan kepada penguasa. Peristiwa besar yang mengawali peristiwa ini adalah ketika diterbitkannya perpu ormas yang mengatur tentang keberadaan ormas islam di masyarakat. Orang islam dilarang berserikat dan berkumpul menggemakan agamanya. Seketika langit menjadi hitam dan awan gelap menutupi cakrawala, itulah puncak dari segala kegelapan yang terjadi saat ini.

Sisi gelap dunia saat ini sudah semakin pekat, menutupi setiap titik-titik cahaya yang akan muncul ke permukaan. Siapa itu titik-titik cahaya yang dimaksud? mereka adalah kaum yang menggigit kuat-kuat ajaran Quran dan Hadist, para pemilik kegelapan berusaha menghalangi cahaya yang dipancarkan dengan memasung dan mengawasi setiap langkah mereka ketika ingin memancarkan sinarnya. Walau ada jutaan orang yang ingin melihat langsung dan merasakan sendiri pancarannya, hal itu tidak akan terjadi karena kelompok kegelapan ini terus mengintai dan menutupi jalannya.

Lalu siapa itu para pemilik kegelapan?
Mereka adalah para pemilik dunia, penyembah berhala/syetan, pemilik kesesatan, pemilik media sekuler, merekalah yang sekarang sedang berkuasa. Menebarkan sisi kegelapan dunia ini dengan berbagai simbol, doktrin, faham dan gaya hidup kesesatan. Salah satu wujud nyatanya adalah penyebaran narkoba, itulah salah satu bentuk kegelapan yang sedang di suntikkan ke masyarakat ini secara luas dan masif, sehingga mereka kelak akan masuk ke dalam dunia yang sangat gelap dan sangat jauh dari cahaya. Orang yang masuk dalam dunia kegelapan, tidak akan bisa keluar dengan selamat dan mereka akan berakhir dalam kesesatan.

Kedua, pemanfaatan teknologi informasi yang saat ini sudah berhasil mengalihkan perhatian umat ke pada dunia diluar sana yang semua isinya penuh kepalsuan dan kebohongan. Jiwa-jiwa ini semakin jauh dan menjauhkan diri dari dzikir, shalawat, mengingat kematian, saling bertegur sapa, saling mengingatkan, semua sudah berhasil dijauhkan dari ketaatan dari mengingat dan mengagungkan sang Khalik Pemilik Cahaya, pada akhirnya mereka hanya menjadi jiwa-jiwa kosong dan penuh tipuan.

Dalam perjalanannya, siapa saja yang berhasil diselewengkan perhatiannya, maka mereka akan masuk dalam perangkap syetan. Walau disekelilingnya ada cahaya datang menghampiri, mereka tidak bergeming dan tidak mempedulikan, mereka terus terlena dalam kesibukan dunia. Itulah wujud kegelapan yang sudah berhasil menyelimuti orang dengan balutan selimut sutra nan lembut, tapi sesungguhnya itu adalah dalam rangka memadamkan cahaya iman di dalam hati mereka. Semakin hanyut semakin redup cahaya hingga akhirnya mereka akan menanggalkan imannya demi harta dunia.

Allah swt memberikan setitik cahaya ke dalam hati setiap orang yang beriman, cahaya itu akan semakin terang ketika si fulan mengasahnya dengan mengamalkan dan mengimani ajaran AL Quran, hadist dan sunnah. Karena AL Quran juga adalah salah satu sumber cahaya disamping amalan lain seperti dzikir dan shalawat. Orang yang rutin beramal sholeh, maka ia sesungguhnya sedang menjaga agar cahaya dalam dirinya tetap menyala, tetap memberinya kekuatan iman. Sementara orang yang tidak pernah menjaga cahaya imannya, mereka akan mudah tergelincir dan tersesat dalam kegelapan.

Lalu bagaimana kondisi umat yang ada saat ini?

Ada banyak orang yang mulai menyadari bahwa semua kesenangan dunia ini tidak lain hanyalah senda gurau. Cahaya iman merekapun sudah mulai redup dan mulai pudar, ketika dimasa lalu telah berbuat lalai kepada Allah swt. Jika diibaratkan, saat ini mereka sedang menggenggam sebatang lilin kecil, jika lilin sudah mau habis maka mereka harus segera menyiapkan lilin baru yang sudah mereka siapkan selama perjalanan, lalu mereka memasuki ruangan gelap tanpa cahaya, dan mereka berusaha mencari sumber cahaya lain yang ada disekitarnya, dan ketika dia melihat ada setitik cahaya di kejauhan, lalu ia segera mendekati sumber cahaya itu, dan didapatinya ternyata itu ada kumpulan dari banyak orang yang juga sedang mengerumuni asal cahaya obor paling terang disitu (kita sebut saja salah satu ustad yg sedang viral saat ini di medsos yaitu Ustad Abd. Somad Lc.MA) dan mereka semua satu sama lain saling menerangi dalam kegelapan).

Semakin lama semakin banyak yang ikut bergabung, tapi apa yang terjadi, ada seseorang yang datang ingin meredupkan cahaya sang ustad dengan memberinya peringatan agar cahaya yang dipancarkannya jangan terlalu menyilaukan mata dan menarik perhatian. Dan itulah yang sedang terjadi saat ini, ada seorang ustad viral di medsos, banyak yang simpati padanya tapi ada saja yang terganggu, terakhir tersiar berita ustad ini mendapat intimidasi karena ceramahanya dianggap mengganggu telinga tetangga sebelah. Maka dari itu sang ustad akhirnya, belakangan ini menurunkan gema lantangnya suara. Atau kasus seorang guru agama dipenjara karena memaksa muridnya mendirikan shalat berjamaah di kelas. Tapi apakah itu bisa memadamkan cahaya islam? Allah swt maha mengetahui apa yang baik bagi umat-Nya.

Lalu apa yang terjadi dengan golongan yang selain islam (non mulim)?


Dalam keadaan kegelapan seperti ini, mereka kaum non islam sama sekali tidak punya cahaya dalam dirinya, bahkan lilinpun tidak. Dalam ruangan gelap gulita mereka berjalan dengan meraba-rba dan mengendus dengan semua panca inderanya untuk menemukan seberkas cahaya, tapi tidak mereka temukan, dan yang akhirnya mereka lakukan adalah mereka menabrak apa saja yang ada dihadapannya, menginjak dan menendang apa saja yang tidak bisa mereka lihat. Perilaku mereka bagaikan orang buta yang tidak tentu arah, hingga akhirnya mereka menyerah pada keadaan.

Jika dalam perjalanan mereka menemukan setitik cahaya yang dipegang umat muslim, maka mereka segera menghampiri cahaya tersebut dan berharap bisa diberikan sedikit cahaya, tapi apa boleh buat, mereka tidak memegang lilin sama sekali, tangan kosong, maka mau tidak mau mereka akan mengikuti kemana saja si muslim yang memegang cahaya tadi. Di ikutinya si muslim ke arah mana saja ia berjalan, atau jika mereka tidak sanggup mengikutinya lagi, maka iapun akhirnya menyatakan diri mereka mau beriman kepada islam, semata-mata agar bisa mendapatkan sebatang lilin untuk berjalan bersama dalam kegelapan. Orang non muslim yang melihat dengan hati mereka akan bisa merasakan bahwa cahaya itu memang menuju kebenaran, bukan sekedar cahaya. Cahaya itu akan membawa mereka kepada Keabadian.

Pada beberapa kasus, mereka ada yang mencari jalan pintas dengan cara membeli sumber-sumber cahaya kepada para peramal, dukun, dan sihir, memang seketika mereka mendapatkan cahaya, tetapi cahaya itu membawa mereka kepada jalan kesesatan, dan sifatnya hanya sementara. Ada juga yang akhirnya yang putus asa dengan upayanya bertahan di tengah keadaan gelap gulita ini, ada sebagian yang berakhir dengan bunuh diri, minum racun serangga, hilang ingatan, depresi berat, saling bunuh dan sebagainya. Berapa lama orang bisa bertahan dalam kegelapan cahaya, maka seperti itulah kondisi yang umat alami saat ini, jika mereka punya cukup iman, semoga saja Allah swt memberikan mereka kekuatan.


Lalu Apa yang jadi penyebab semua ini?


Beberapa sumber menyebutkan bahwa ini adalah bagian dari sebab; sudah banyak orang yang lalai, lupa, dan terlena pada dunia. Mereka menganggap pemimpin mereka dapat menggantikan peran ulama, sesungguhnya tidak. Pemimpin yang tidak mengerti apa-apa tentang agama, mereka sedang membuat banyak jebakan untuk umat yang jumlahnya makin banyak tiap tahun ini (istilah mereka bonus demografi). APakah kalian menyangka, pemimpin ini akan memberikan akan hadiah dan memberikan anda rumah yang indah. Padahal sesungguhnya mereka sendiri pun tidak bisa menyelamatkan diri mereka sendiri dari siksa neraka, dan faktanya saat ini ada banyak ulama yanag justru memberikan kursi yang tinggi kepada penguasa, karena menganggap penguasa juga akan memberikan mereka tempat istimewa.

Berikut ini kami lampirkan ceramah ustad Abdul Somad, Lc.MA tentang perilaku ulama jahat atau Ulama Suu, ulama yang tidak mampu memegang amanah dan akhirnya ikut bersama penguasa menyesatkan umat.



Lalu apa yang sedang terjadi di masyarakat saat ini?
Timbul sebuah fenomena sebagai lanjutan kekecewaan yang sudah dituangkan dalam gerakan Aksi 212 tahun lalu, ketika kasus penistaan agama oleh Ahok mengecewakan banyak orang. Timbul sebuah gerakan anak muda yang menamakan diri mereka muslimcyberarmy, mereka terdiri dari kumpulan anak muda yang peduli dengan kondisi keterpurukan umat. Mereka bergerak di dunia maya, membuat situs dan website yang bisa diakses banyak orang mengenai sepak terjang dan kiprah mereka menebarkan berita tidak imbang sebagaimana yang selalu disiarkan media mainstream yang sangat memihak penguasa. Para anak muda ini menguasai media informasi berusaha mengendalikan berbagai isu dan berita yang tidak menguntungkan umat muslim, pengikut mereka juga sangat banyak dan setia terus mengikuti perkembangan kabar berita. Terhubung dengan berbagai perangkat mereka masuk ke berbagai komunitas dan mendebat siapa saja yang ingin memojokkan umat. Dan belakangan kelompok ini diberitakan sudah banyak dihadang keberadaannya di media sosial, aksesnya di intai dan diawasi intelegen, tetapi semoga saja Allah selalu memberi mereka kemudahan. Inilah dampak dari berbagai bentuk ketidakadilan dan kekacauan belakangan ini.

Lalu apa yang harus dilakukan umat?

Jika masih bisa kita mengajak ulama kita untuk bisa melihat jernih kondisi umat saat ini, maka rangkullah ulama itu untuk jangan lagi menjadi penjilat penguasa, penyembah kekuasaan, ajaklah mereka berdialog dan merapatkan barisan, karena kepada siapa lagi umat ini meminta perlindungan kecuali kepada para alim ulama yang takut kepada ALlah swt bukan yang takut kepada penguasa. Bagaimana nanti mereka mempertanggung jawabkan kondisi ini di hari akhir kelak, sadarkanlah mereka bahwa semua itu hanya fatamorgana. Jangan lagi mau dijadikan alas kaki para penguasa yang siap di injak-injak, tapi jadilah pemimpin umat yang bisa menerangi dan memberi petunjuk jalan menuju kebenaran dengan kesabaran. Agar cahaya kembali menerangi bumi Allah swt ini, agar jangan lagi umat berlama-lama dalam kegelapan, sehingga kita semua bisa selamat di dunia dan akhirat.

Label