Selasa, 30 Agustus 2016

OBAT SEGALA MASALAH HIDUP: GRATIS DAN MUJARAB

Ada banyak orang sibuk mencari obat dari berbagai permasalahan hidupnya, ada yang sampai pergi ke luar negeri demi mendapatkan kepercayaan dirinya kembali dan rela membayar dengan harga tinggi. Orang percaya bahwa dengan obat yang berbentuk pil dan kapsul dapat mengobati sakit yang mereka derita, terutama sakit yang berasal dari dalam jiwa.

Tapi tahukah anda bahwa sesungguhnya semua pemasalahan pelik yang dihadapi kebanyakan orang saat ini sudah Allah sediakan obatnya, tinggal bagaimana kita memanfaatkannya saja. Berikut ini daftar penyakit dan obat manjur yang bisa digunakan untuk mengatasi berbagai masalah. Tidak tersedia di apotik manapun, tetapi sudah ada dalam diri setiap orang.

DAFTAR PENYAKIT DAN OBAT PENAWARNYA

Obat sedih dan gelisah ; Shalat dan Doa, shalat khusuk bikin jiwa jadi tenang.
Obat Anti depresi ; Istigfar, Koreksi diri dan memaafkan
Obat Anti miskin-banyak rezeki ; shalat dhuha dan sambung silahrahim sanak saudara.
Obat Jiwa Tenang; Baca Al Quran, Dengar Ceramah dan banyak mengingat Kebesaran Allah swt
Obat Anti Galau ; perbanyak Istigfar, dzikir, wirid dan Tasbih
Obat Keluar dari masalah ; Shalat Tahajud, Tobat dan Sholat Hajat
Obat dari rasa takut ; Istigfar, dan Ziarah kubur (banyak mengingat mati)
Obat Sakit Jasmani : Ruqyah, Bekam, perbanyak Sholat Tobat dan mohon ampun kepada-Nya
Obat dari rasa Sempit (terlilit hutang) ; Keluarkan zakat dan perbanyak Infak-Sedekah
Obat ingin menjadi mulia ; hormati dan muliakan kedua orang tua
Obat ingin sukses dan berjaya ; belajar ilmu agama (memperdalam) dan perbanyak teman (orang alim)
Obat ingin mendapatkan cinta sejati ; Berserah diri, berbaik sangka dan pasrah kepada-Nya
Obat Panjang umur dan sehat jasmani ; Puasa sunnah dan kurangi makan berlebihan.
Obat ingin awet muda ; Banyak Wudhu dan Tayamum
Obat ingin Bahagia dunia akherat ; Sabar, Ridho dan Tawakal kepada-Nya.

Obat-obat ini tidak tersedia di apotik manapun di dunia ini, tapi ia ada didalam hati kita yang sudah tahu dan mengerti tapi malas melaksanakannya. Bahkan sebelum manusia hadir di dunia ini Allah sudah menunjukkan kepada kita bahwa semua penyakit pasti ada obatnya, dan memang benar semua masalah hidup berasal dari daerah terdalam yaitu jiwa kita, maka dengan itu hal pertama yang harus disembuhkan adalah jiwa kita. Ada banyak orang yang tidak sempat mengobati sakit yang satu ini dan akhirnya berujung pada vonis terserang penyakit jiwa alias gila. Siapapun yang hidup di masa sulit seperti sekarang ini jika mereka ingin tetap bertahan dan lolos dan ujian maka mereka harus selalu banyak mengkonsumsi obat-obatan diatas, agar jiwanya selalu sehat dan terhindar dari berbagai penyakit mengerikan lainnya.

Senin, 29 Agustus 2016

HAK PEREMPUAN DI ERA MODERN MASIH SEBATAS WACANA

Beberapa waktu lalu kita memperingati hari kemerdekan, dan setiap tahun kita juga memperingati Hari Kartini, sebagai wujud penghormatan kita kepada jasa para pahlawan pejuang emansipasi yaitu RA. Kartini. Pejuang emansipasi perempuan yang dikenal sangat gigih memperjuangkan hak-hak perempuan. Dalam kaitan nilai kemerdekaan dengan semangat emansipasi ini, adakah perempuan sudah mendapatkan kemerdekaaan yang sesungguhnya? Ataukah ternyata hingga kini mereka masih dijajah dalam bentuk penjajahan berkedok modernisasi.

Namun jika merujuk para makna kata emansipasi, Apa itu emansipasi? Menurut Kamus besar Bahasa Indonesia Emansipasi ialah istilah yang digunakan untuk menjelaskan sejumlah usaha untuk mendapatkan hak politik maupun persamaan derajat, sering bagi kelompok yang tak diberi hak secara spesifik, atau secara lebih umum dalam pembahasan masalah seperti itu. Sudah faham betulkah masyarakat kita tentang inti semangat emansipasi ini? Bahwa misi utama emansipasi ini sebenarnya bukanlah untuk membuat kebanyakan perempuan menjadi mangsa para pelaku kejahatan sebagai bagian dari sisi kesetaraan yang mereka maksudkan. Lalu bagaimana sikap dan tanggapan kaum pria yang seakan-akan mendapatkan tantangan untuk bisa bersaing dengan kaum wanita. Apa reaksi mereka?

Faktanya ada banyak kaum pria ketika berhadapan dengan perempuan dalam suatu situasi mereka mendorong perempuan untuk menggunakan hak emansipasinya (kesetaraan) jika ingin mendapatkan perlakukan yang sama (tempat duduk di angkutan umum misalnya). Yang pada akhirnya, bukannya mendapat perlakukan yang baik, sebaliknya jadi terkesan memojokkan dan melecehkan, karena akhirnya perempuan yang mendapat keistimewaan. Atas nama emansipasi ini justru perempuan menjadi sasaran kesewenangan kaum adam yang menganggap perempuan tidak seharusnya menuntut perlakukan yang sama jika pada faktanya mereka tidak mampu melakukan hal serupa. Banyak diantara kaum laki-laki yang menganggap aneh tuntutan kaum perempuan ini, terlalu tidak mungkin dalam hal apapun, karena perempuan punya banyak kelemahan dan kekurangan fisik. Dimata sebagian pria, tuntutan ini dianggap terlalu mengada-ada dan berlebihan.

Ada kesan, justru ketika perempuan mengatakan peran mereka dilandasi atas nama emansipasi, perlakuan yang
mereka terima justru sikap nyinyir dan meremehkan. Karena seakan-akan perempuan hanya berusaha bersembunyi dibalik slogan emansipasi demi mendapatkan banyak fasilitas lebih baik atas dasar kelemahannya itu. Lalu apa yang salah dengan semua ini? Nampaknya kita semua sudah salah mendefinisikan makna emansipasi yang di maksud Ibu Kita Kartini, nampaknya ada doktrin yang salah di mengerti tentang apa sebenarnya makna emansipasi. Terutama bagi kebanyakan kaum pria. Yang pada akhirnya mereka sedikit terpaksa menerima doktrin tersebut walau memang dalam pelaksanaannya terkesan dipaksakan. Diantara sekian banyak kesalahfahaman penjabaran makna emansipasi ini bahkan menjadikan perempuan pihak yang paling banyak dirugikan.

Perempuan sendiri tidak bisa menentukan batasan apa yang seharusnya menjadi lingkup wilayah mereka ketika harus berhadapan dengan kekuatan fisik, kekuasaan, politik dan kriminalitas. Perempuan kerap menjadi umpan dan sasaran empuk yang dikorbankan demi mencapai tujuan segelintir orang. Dari sekian banyak persoalan yang berhubungan dengan perempuan, sebagian besar diantaranya perempuan hanya dijadikan sample/calon korban yang tidak berdaya, dan sebagian lainnya menjadi pelaku kejahatan yang ingin menampakkan kekuatan/kekejaman mereka. Atas nama emansipasi, mari kita hitung bersama point-point berikut ini, disisi mana perempuan diberdayakan sebagaimana seharusnya mahluk Tuhan yang paling indah, point mana yang menunjukkan peran mereka tidak ada beda dengan benda mati.

1. mari kita hitung ada berapa banyak TKI yang sudah dikirim ke luar negeri untuk mencari pekerjaan dengan alasan ekonomi sehingga mereka terpaksa meninggalkan keluarga di kampung demi sesuap nasi, pada beberapa kasus mereka menerima perlakuan tidak adil bahkan perbuatan biadab dari majikan. dan pemerintah hanya menghitung income atas pemasukan negara dari hasil keringat mereka lalu mereka diberi gelar para kartini devisa? apakah seperti ini layak disebut emansipasi?

2. mari kita hitung berapa banyak buruh perempuan yang dipekerjakan dipabrik-pabrik dengan standar upah rendah dan sama sekali tidak memperhatikan standar keselamatan yang mengutamakan kepentingan perempuan, ada banyak hak yang dilanggar dan itupun juga terpaksa mereka lakukan karena alasan ekonomi. Apakah itu layak disebut emansipasi?

3. mari kita hitung ada berapa banyak pekerja sektor informal yang berkeliaran di pinggir-pinggir jalan dan menjajakan barang dagangannya menjadi pedagang kaki lima, pekerjaan informal inipun terpaksa mereka lakukan untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga. Apa ini wujud emansipasi sebenarnya?

4. mari kita hitung ada berapa banyak perempuan muda cantik terpaksa menjadi pekerja seks komersial yaitu pekerjaan mereka adalah melayani laki-laki hidung belang, karena mereka tidak punya keterampilan dan keahlian, dan sebagainya sekali lagi karena alasan ekonomi, apa ini yang dimaksud emansipasi?

5. mari kita hitung berapa banyak kaum perempuan muda yang bekerja di kantoran dan gedung-gedung bertingkat, berangkat pagi pulang malam dan di tengan perjalanan mereka mendapatkan perlakukan tidak senonoh oleh oknum-oknum di berbagai moda transportasi umum, sekali lagi ini dilakukan atas nama tuntutan ekonomi. Apakah ini yang dimaksud pejuang emansipasi?

6. mari kita hitung ada berapa banyak perempuan yang menjadi menjadi sentra ekploitasi dunia hiburan dan entertainment, mereka merelakan dirinya menjadi pusat perhatian dan pusat kejahatan seksual karena kecantikan bisa dimanfaatkan untuk kepentingan ekonomis segelintir orang, sekali lagi itu dikarenakan dorongan ekonomi dengan imbalan menggiurkan. Apakah ini yang dimaksud emansipasi?

7. mari kita hitung berapa persen sektor pekerjaan yang seharusnya banyak diisi kaum perempuan seperti; pendidikan, kesehatan, kesenian, keterampilan dan sebagainya namun didalamnya pun mereka tetap harus bersaing dengan kaum lak-laki yang juga mendominasi bidang ini. Apa ini yang disebut emansipasi?

8. mari kita hitung ada berapa banyak kaum perempuan yang terpaksa menjalani pekerjaan pria misalnya menjadi supir, buruh bangunan, kuli angkut, olahragawan, tentara, termasuk juga pelaku kejahatan dan sebagainya. Apa ini yang diperlukan untuk menunjang semangat emansipasi?

9. mari kita hitung ada berapa banyak perempuan yang bekerja di sektor pemerintahan daerah dan pusat, yang mana sebenarnya waktu mereka harusnya lebih banyak dipakai untuk mendidik anak-anak di rumah, namun terhalang keadaan karena kesibukan di kantor yang tidak mengenal waktu senggang. Ujungnya, urusan anak-anak dan keluarga diserahkan kepada asisten rumah tangga yang pengetahuannya tidak seberapa (standar SLTP).

10. mari kita hitung ada berapa banyak perempuan yang meninggal dunia di tempatnya bekerja, meninggal akibat kekerasan di jalan, kekerasan dalam rumah tangga, akibat kekerasan seksual dan sebagainya, entah itu disebabkan kesengajaan atau tidak sengaja mengakibatkan mereka harus kehilangan nyawa, lalu negara pun tidak melihat jasa yang mereka sumbangkan dan menganggapnya kecelakaan biasa.

11. Atas nama emansipasi, mari kita hitung ada berapa banyak anak-anak kita yang menjadi korban kekerasan seksual, korban kekerasan dalam rumah tangga akibat orang tuanya berpisah, korban pembunuhan berencana, sasaran empuk berbagai aksi kejahatan yang mana semua itu dimulai dari ketiadaan perhatian orang tua yang sibuk bekerja dan mereka lebih mementingkan karier dibanding keutuhan rumah tangga dan keselamatan anak-anaknya. APa ini tujuan emansipasi?

Dan ada banyak lagi, yang mana ujung dari semua ini akhirnya adalah pendidikan anak jadi terbengkalai dan sudah anda hitung ada berapa banyak kerugian perempuan akibat mereka terpaksa meninggalkan rumah dan anak-anaknya di kemudian hari kelak? Anak-anak kitalah yang menjadi korban paling besar menanggung dampak semua ini, yaitu dimana mereka tumbuh menjadi pribadi-pribadi yang tidak menghormati orang tuanya termasuk orang lain, karena semasa kecilnya ia diasuh oleh orang yang dibayar dan bukan oleh orang tuanya sendiri yang memberikan nilai-nilai moral ketulusan. Anak-anak dengan pola asuh mengekang dan membatasi gerak mereka akan menghasilkan tumbuh kembang generasi yang kaku dan keras menghadapi kehidupan, mereka adalah jiwa-jiwa yang pamrih.

Pertanyaan besarnya adalah? dimana nilai kemuliaan wanita dalam lingkup emansipasi wanita di 11 point atas? jika anda bisa melihatnya dengan mata hati yang jelas, justru wanita disana tidak ada bedanya dengan budak? emansipasi dalam bentuk baru perbudakan manusia yang mana manusianya sendiri tidak menyadari diri mereka sedang dieksploitasi, hak-haknya di pasung dan diborgol oleh Hak asasi Manusia (HAM) yang menganggap mereka sebagai para pahlawan devisa bagi sang penguasa padahal sesungguhnya mereka tidak lebih dari budak yang diberi label emansipasi modern. Sadarkah anda akan hal itu?

Apakah semua poin diatas anda sebut semangat kesetaraan gender? Apakah anda tidak melihat besarnya sisi buruk yang dihasilkan, Apakah anda tidak merasakan bahwa sebagian besar dari perempuan hanya dijadikan sapi perah penguasa untuk menggerakkan roda ekonomi diberbagai sektor. Perempuan di negeri ini hanya dijadikan alat untuk membanjiri jumlah tenaga kerja sehingga investor mau masuk dan ongkos/upah buruh bisa ditekan. Bukan dalam rangka untuk mensejahterakan, namun untuk mengambil keuntungan dari sisi negatif emansipasi yang mana perempuan di negeri ini mau dan bersedia dijadikan buruh murah.

Lalu apa yang terjadi? Generasi muda kita hancur, baik secara moral dan mental. Kenapa? karena pola didik di rumah yang salah (diasuh oleh asisten rumah tangga atau bahkan oleh media sosial dan gadgetnya), dan kebiasan apa yang dilakukan orang tuanya kelak juga akan diwariskan kepada anak-anaknya dan seterusnya, hingga benar-benar hancurlah generasi kita ke depannya. Sebagaimana yang terjadi di sekeliling kita belakangan ini, ada orang tua memukul guru, ada anak-anak mengeroyok petugas sekolah, ada guru berkelahi dengan wari murid dan sebagainya. Semua pelaku saling baku hantam atas nama kepentingan masing-masing semakin mendominasi.

Bandingkan jika saja perempuan tidak banyak menghabiskan waktunya diluar rumah, bekerja di rumah (usaha kecil menengah) atau bekerja di bidang tertentu saja yang sesuai bidang-bidang pekerjaan yang memang membutuhkan banyak keahlian tangan seorang wanita, misalnya di rumah sakit, klinik, apotik, sekolah, pelatihan dan pusat seni dan budaya, tentulah jiwa mereka juga tidak akan terganggu karena tidak akan menjadi sasaran kekerasan. Mereka juga akan tetap menjadi wanita yang bisa memberikan kontribusi kepada negara namun juga tidak mengesampingkan perannya sebagai pendidik di rumah. Bagaimanapun perempuan adalah mahluk Tuhan yang paling indah dan mereka diciptakan bukan sekedar untuk menjadi penghilang dahaga nafsu birahi para penikmat seks, mereka punya peran membangun generasi cerdas di masa depan.

Jika kita ingin bicara soal kesetaraan gender, maka perempuan harusnya bisa menentukan dibidang apa ia semestinya berkarya dan dengan siapa seharusnya ia berhadapan, bukan dengan laki-laki perkasa yang berkuasa di bidang yang seharusnya banyak digeluti perempuan. Perempuan harusnya bisa berkarya maksimal dibidang yang paling kondusif bagi ke-genderan mereka, bukan di bidang yang digeluti kebanyakan laki-laki berotot dan bukan harus ikut bersaing dengan kebanyakan laki-laki di medan perang, karena jika demikian maka kita akan menemukan ketidaksetaraan. Karena bagaimanapun kondisi fisik pria memang berbeda dengan wanita, tidak akan pernah sama sampai kapanpun. Bahkan Tuhanpun menciptakan manusia dengan memberikan perbedaan yang amat jelas antara laki-laki dan perempuan, baik secara fungsi dan manfaat, seharusnya manusia bisa merasakan bahwa tujuan Tuhan memberikan batas perbedaan itu adalah agar keduanya bisa saling melengkapi satu sama lain, bukan untuk bercampur baur seperti yang terjadi saat ini.

Ingatlah wahai saudara/iku, nilai-nilai emansipasi yang dimaksud ibu kita kartini adalah semua wanita boleh bersekolah dan menentukan pilihan namun tentulah yang sesuai dengan minat dan bakatnya. Semua wanita indonesia boleh bekerja namun tentulah harus yang sesuai dengan keahlian dan keterampilannya. Semua wanita indonesia boleh berkarier namun tentulah sesuai dengan kodratnya yang mengayomi dan melindungi keluarga dan masyarakat. Tidak ada yang salah dengan nilai-nilai luhur emansipasi yang dimaksudkan sang ibu pertiwi, namun kita sendiri yang salah mendefinisikannya secara berlebihan dan melampaui batasan yang sudah kita semua sepakati.

Selama ini kita menganggap emansipasi adalah kita harus duduk sama-sama, bisa bertarung bersama kaum pria, masuk ke dalam ring tinju dan berhadapan dengan berbagai macam lawan laki-laki dan perempuan berbagai tipe lalu dipaksa memenangkan pertandingan hingga babak akhir, tanpa ampun. Padahal sesungguhnya tidak, perempuan tetaplah harus ditempatkan di tempat yang layak, mulia, dan terhormat, diberikan kemudahan dan kenyamanan sehingga mereka bisa berkembang sesuai nilai-nilai emansipasi itu sendiri. Tetap harus ada batasan yang membedakan perlakukan antara pria dan wanita dalam berbagai bidang, dan dalam berbagai hal wanita seharusnya yang mendapat prioritas terbaik dalam hal pelayanan publik dan jasa.

Cara pandang masyarakat kita yang selama ini selalu menuntut kesetaraan hak semata, karena definisi kesetaraan dimaksud adalah kesetaraan peran dalam hal saling bekerja sama dalam membangun generasi cerdas dan tangguh di masa depan. Baik laki-laki dan perempuan punya peran masing-masing dan harus ada kerjasama dengan baik.
Dalam kehidupan bermasyarakat Perempuan tetaplah harus mendapatkan perlakuan yang baik, dihormati dan dimuliakan dalam berbagai sisi kehidupan. Perempuan haruslah mendapatkan perlakukan istimewa dan lebih terhormat dalam hal apapun, karena perempuan adalah mahluk Tuhan yang istimewa dan mereka adalah para tokoh pembentuk generasi emas di masa depan, jasa mereka sangat besar bagi bangsa ini dan semua keberhasilan suatu negara berada di tangan para wanitanya.

Ajaran Islam secara khusus mengajarkan bagi setiap orang untuk bisa memuliakan wanita dalam berbagai hal, Islam sangat menghormati dan mengagungkan peran kaum perempuan. Sungguh agama Islam sangat menghargai dan memuliakan kaum perempuan dengan menetapkan hukum-hukum syariat yang khusus bagi mereka, serta menjelaskan hak dan kewajiban mereka dalam Islam. Semua itu bertujuan untuk menjaga dan melindungi kehormatan dan kemuliaan mereka.[2]

Syaikh Shâlih al-Fauzân hafidzahullâh berkata: “Wanita Muslimah memiliki kedudukan yang agung dalam Islam, sehingga banyak tugas mulia yang disandarkan kepadanya. Oleh karena itu, Nabi selalu menyampaikan nasehat-nasehat yang khusus bagi kaum wanita[3] , seperti khutbah yang beliau sampaikan di Arafah (ketika haji wada’).[4] Ini semua menunjukkan wajibnya memberikan perhatian kepada kaum wanita di setiap waktu….[5]

Di antara bentuk penghargaan Islam terhadap kaum perempuan adalah dengan menyamakan mereka dengan kaum laki-laki dalam mayoritas hukum-hukum syariat, dalam kewajiban bertauhid kepada Allah Azza wa Jalla , menyempurnakan keimanan, dalam pahala dan siksaan, serta keumuman anjuran dan larangan dalam Islam.[6]

Jika saja kita semua sepakat bahwa dalam kehidupan bermasyarakat kita semua memandang perlu menghormati dan memuliakan perempuan dan ibu untuk kita jadikan tauladan, menghargai mereka dan mengutamakan peran serta mereka. Kaum laki-laki mau sukarela menjadi pemimpin dan pelindung bagi kebanyakan kaum perempuan, semua dilakukan dalam rangka mengangkat harkat dan martabat kaum perempuan. Dengan sikap seperti ini, tentu saja berbagai tindak kekerasan terhadap perempuan bisa ditekan, kejahatan yang menjadikan perempuan sasaran akan berkurang, tindak penyimpangan orientasi seksual bisa dihindari dan kerja aparatur penegak hukum akan jadi lebih ringan. Karena timbul kesadaran bagi kaum pria untuk berperan menjadi pemimpin dan tameng serta pelindung bagi perempuan, anak-anak, manula, disable dan sebagainya.

Peran laki-laki yang bertindak sebagai pembela kaum lemah akan sangat dibutuhkan bagi seluruh manusia tidak terkecuali bagi mahluk Allah swt lainnya. Timbul kesadaran di masyarakat kita bahwa kaum laki-laki sudah menaungi kaum perempuan dan membantu dalam berbagai keadaan, dengan kondisi seperti ini tentu saja kaum laki-laki tidak lagi memandang perempuan sebelah mata, justru akan menjadikan keadaan yang kondusif bagi seluruh lapisan masyarakat karena tahu mereka sama-sama berperan membangun bangsa ini menuju masa depan yang lebih baik tentunya.

Minggu, 14 Agustus 2016

SURGANYA ORANG-ORANG RIDHO, TIDAK ADA HISAB DAN JEMBATAN SHIROTH

Ada tempat khusus yang disiapkan Allah bagi hamba-hamba-Nya yang selama hidup ia Ridho kepada Allah dan Allah pun Ridho kepadanya. Tempat ini dirancang bagi mereka yang selama hidup tidak pernah mengeluh dan berkeluh kesah tentang apapun yang datang dan pergi kepadanya, ia bisa merasakan bahwa semua itu memanglah bagian dari ketentuan Allah atas dirinya dan ia tidak pernah putus harapan atas Karunia dan Rahmat-Nya.

Dalam sebuah hadist disebutkan; "Beruntung sekali orang yang diberi petunjuk keislaman, rezekinya hanya sekedar cukup untuk keperluannya dan ia ridho dengan pemberian itu."

Nabi saw pun bersabda: "Ketika Allah mencintai seseorang hamba, maka Allah akan mengujinya dengan bencana, bila ia bersabar maka Allah akan memilihnya."

Sabda Nabi saw: "Pada hari kiamat kelak Allah akan menumbuhkan sayap di kalangan umat-Ku, merekapun terbang dari kuburannya menuju syurga. Mereka di sana bebas bersenang-senang sesukanya sementara sebagian besar lainnya sedang menunggu dan menjalani proses yang panjang." Tahukan anda siapakah mereka ini?

Para malaikatpun bertanya kepada mereka, "Apa kalian melihat hisab (perhitungan amal)?"
Mereka menjawab, "Kami tidak pernah melihat hisab."
Kata malaikat, "Apa kalian melewati Shiroth?"
Mereka menjawab, "Kami tidak pernah melewati Shiroth."
Para malaikatpun bertanya, "Apakah kalian melihat Jahanam?"
Mereka pun menjawab, "Kami tidak melihat Jahanam."

Malaikatpun bertanya kembali, "Kalian dari golongan mana?"
Mereka menjawab, "Kami dari golongan nabi Muhammad."
Malaikat kembali bertanya, "Kami mohon kepada kalian dengan nama Allah, ceritakanlah pada kami amalan apa yang kalian kerjakan di dunia?"
Mereka pun menjawab, "Kami hanya melakukan dua hal dalam hidup."
Malaikat berkata, "Amalan apakah itu?"
Merekapun menjelaskan, "Jika kami sendirian, kami malu berbuat durhaka kepada Allah, dan kami telah Ridho dengan pembagian yang sedikit selama di dunia."
Para malaikatpun menjawab, "Semua ini jelaslah pantas menjadi milik kalian."

Orang-orang yang selama hidup ia ridho dengan ketentuan-Nya, maka diakhirat kelakpun Allah Ridho mereka memasuki syurga-Nya tanpa proses apapun yang memberatkan. Disinilah syurganya orang-orang ridho dan mereka kekal didalamnya.

CIRI MANUSIA YANG MENDAPAT PETUNJUK

ORANG-ORANG PILIHAN YANG MENDAPAT PETUNJUK ALLAH SWT

Jika Anda bertemu dengan orang yang Zuhud (menjauh dari dunia), maka ikutilah dia, ikuti kemanapun dia pergi dan ikuti apa yang dilakukannya, karena sesungguhnya Ia mempunyai ilmu, Ia adalah orang yang mendapatkan petunjuk dari-Nya, ia adalah orang pilihan, Allah memudahkan ia menerima Hidayah dan petunjuk tanpa di ajari dan tanpa ditunjukkan. Ia adalah manusia yang ditinggikan derajatnya beberapa tingkat diantara kebanyakan manusia. Dalam sebuah hadist disebutkan,".....mereka ialah orang yang memiliki hikmah, alim (memiliki ilmu) dan lantaran alimnya bisa mendekati seperti para Nabi."


Disamping itu mereka juga termasuk orang yang ridho atas keluasan dan ridho atas kejadian-kejadian Qodlo.
"Mereka Ridho kepada Allah dan Allah juga Ridho kepada mereka." (QS. Ar Rahman:60).

Melalui Hasan ra. dia menceritakan bahwa ketika nabi menemui para sahabatnya beliau bersabda:
"Apakah ada yang ingin dibutakan oleh Allah sampai tidak bisa melihat? Ketahuilah, sesungguhnya siapapun yang mencintai dunia dan panjang angan-angan, jelas Allah swt akan membutakan mata hatinya sesuai ukuran cinta duniawian-nya.

Namun barang siapa yang Zuhud (menjauhi) terhadap dunia dan menghentikan angan-angannya, maka Allah memberikan ilmu padanya tanpa belajar dan memberikan hidayah padanya tanpa ditunjukkan.

Jika anda menimba ilmu darinya, maka sesungguhnya ilmunya amat berharga dari segala kenikmatan dunia dan ia bukan hanya akan membuat anda terhindar dari siksa neraka, bahkan ia akan memasukkan anda ke dalam syurga tanpa anda sadari, yaitu, selama anda mengamalkan ilmu yang ia sampaikan, anda juga mendapatkan berkah dan karunia-Nya.

Sangat sulit dijaman seperti sekarang ini menemukan orang yang wara dan menjalankan zuhud yang sebenar-benarnya di jalan Allah swt, karena besarnya penghalang dan banyaknya rintangan duniawi. Banyak yang tidak mampu menjalankannya karena daya tarik dunia begitu besar sehingga orang tidak mampu istiqomah dan akhirnya jatuh ke dalam lembah riya/berbangga diri.

Tapi tetap ada beberapa orang diantara manusia yang mau dengan ikhlas melaksanakannya dan anda dapat menemukannya dilihat dari ilmu yang ia sampaikan merupakan bagian dari perintah Alah dan rasul-Nya dan juga merupakan ilmu sederhana yang mudah dilaksanakan dan dapat diterima dengan hati.


"Sesungguhnya diantara hamba-hamba Allah itu ada beberapa orang yang bukan nabi dan syuhada tapi kedudukan mereka sama, karena kedudukannya disisi Allah."

Orang ini tidak akan menampakkan diri ke muka umum dan membanggakan diri sebagai orang yang istimewa, ia kelihatan sama dengan manusia lainnya, tetapi hal yang paling istimewa dari orang ini adalah sesosok pribadi yang sederhana, santun dalam berkata-kata dan tingkah lakunya berbudi luhur, anda tanpa sadar akan mengikuti setiap perkataannya dan anjurannya dalam berbuat baik tanpa anda merasakan ragu dan tanpa perasaan berat dan takut sedikitpun. Anda merasa yakin bahwa ilmu yang disampaikan itu mengandung nilai kebenaran, mengajak kebaikan dan sangat bermanfaat akan membawa kebaikan bagi diri anda. Itu karena anda tahu bahwa ia ikhlas melakukannya tanpa mengharap imbalan sedikitpun dari manusia, ia hanya mengharap riho Allah swt. Apapun yang disampaikannya maka itu bukan berasal dari pendapatnya pribadi tetapi berasal dari sumber yang Maha Tahu dan Maha Mendengar. Orang seperti ini hanya akan bertindak atas kehendak dzat yang maha Berkuasa atas dirinya, yaitu Allah swt. Dan Allah swt menggerakkan orang-orang zuhud ini untuk memberi petunjuk kepada yang lain, agar segera berhujrah ataupun segera bertobat.

Namun jika anda bertemu dengan orang yang mengatasnamakan diri mereka wakil Allah di bumi, ia melakukan kebaikan untuk di ikuti banyak orang, dengan mengharap banyak imbalan juga dengan alasan keilmuaannya, maka sebaiknya anda lari dan menjauh darinya. Karena setiap usaha yang ia lakukan akan mendatangkan kehancuran, setiap urusannya berbuah dosa. Tidak ada yang akan anda dapatkan darinya kecuali anda akan menyesal sebesar-besarnya di akhirat kelak. Sebagaimana sabda Rasulullan saw:


"Sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia lain dan seburuk-buruknya manusia adalah yang mengakibatkan kesengsaraan bagi orang lain."

Ikuti dan amalkan ilmu yang diberitakan oleh seorang yang Zuhud, karena keselamatan dan keridhoan Allah swt juga ada bersamanya.

TIDAK APA, JIKA ORANG MEMANDANGMU SEBELAH MATA

Mengomentari bentuk tubuh yang tidak proposional; gemuk/kurus/besar
Mengomentari wajahmu yang tidak sempurna; jelek/buruk rupa/ugly
Mengomentari hartamu yang serba kekurangan: miskin/melarat/fakir
Meremehkan kemampuanmu dan sebagainya

Percayalah, semua itu tidaklah ada artinya dimata Allah selain yang lebih dicintai-Nya adalah HATIMU yang BERSIH. Bahwa Allah hanya peduli pada Kondisi Hatimu yang:
Bersih dari Noda-noda; syirik/musyrik dan munafik
Bersih dari Penyakit; ujub, hasud/hasad, iri/dengki, kikir/bakhil
Bersih dari kotoran dunia; berbangga diri/sombong/riya/angkuh

Karena Allah hanya mencintai Hati umatnya yang; sabar, ikhlas, sederhana, menerima, tekun, berbaik sangka dan bersyukur. Karena bagi-Nya, Hati seorang mukmin yang bersih, jauh lebih berharga jika dibanding seluruh harta di dunia.

Karena Faktanya, di alam akhirat kelak Malaikat tidak akan mengajukan pertanyaan; Kenapa wajahmu jelek? atau kenapa badanmu gendut? atau kenapa hidupmu susah/miskin? Melainkan malaikat akan menanyakan; mengapa hatimu busuk? kenapa kamu penuh dengan kebencian? Kenapa kamu tidak mau mendengarkan dan mengikuti perintah Allah (keras hati)? Semua hal yang berkaitan dengan keimanan adalah yang pokok menjadi bentu pertanggung jawaban kita hidup di dunia ini.

Bukan materi yang membuat derajat seseorang mulia di sisi-Nya, melainkan Kesucian Hati dan Jiwa yang selalu terjaga dari keburukan dan kerusakan duniawi.
Maka dari itu, tidak akan pernah bisa kita mencapai kemuliaan di sisi manusia, namun bersegerlah kita memburu kemuliaan di sisi Allah swt, karena itu jauh lebih berharga dari apapun.

Label