Rabu, 25 Januari 2017

JANJI MANIS TRUMP; BUAH SIMALAKAMA

Sudah jadi hal lumrah jika seorang presiden atau pemimpin manapun mengumbar janji kepada konstituennya. Itu memang bagian dari teknik menarik perhatian dan simpati public agar mau memilih dan memberikan dukungan. Tapi apa jadinya jika janji-janji manis yang disampaikan itu dianggap terlalu manis hingga nalar dan logikapun tidak mampu menampik dan menolaknya. APa jadinya jika janji itu sangat indah namun dalam perjalannya tidak mudah dalam mewujudkannya.

Donald Trump, presiden terpilih amerika serikat ke 45 baru saja dilantik dan ia datang ke masyarakat amerika bagaikan Santa Klaus yang ada di dongeng hari raya natal. Donald Trump dengan bangganya datang dengan sekarung bingkisan natal ada di pundaknya dan ia bicara bahwa ia siap membagikan kado natal kepada semua warganya tanpa kecuali. Dalam waktu dekat ia akan memberikan pekerjaan, rumah, pelayanan kesehatan, hiburan, dan sebagainya. Dimana masyarakat amerika seolah sedang berada dalam mimpi dan sedang dibacakan dongeng kehidupan yang semua isinya keindahan. Santa kalus ini juga menjanjikan berbagai kekisruhan dan kekacauan akan dilenyapkan dari muka bumi amerika, dan ia akan merubahnya menjadi ketenangan dalam sekejap mata.

Kini sang santa Klaus sedang berupaya keras mengajak pengusaha otomotif untuk membangun pabrik didalam negeri agar masyarakat amerika bisa bekerja dan memiliki penghasilan. Diminggu-minggu pertamanya Trump telah melakukan banyak upaya untuk mengembalikan kejayaan amerika, sebagaimana yang pernah mereka dapatkan beberapa waktu lalu. Namun, pertanyaannya mampukah hal itu dilakukan? mengingat selama ini masyarakat amerika sudah terbiasa hidup instan, gaya hidup hedonis, maunya dilayani dan segala sesuatunya serba cepat. Masyarakat amerika yang ada saat ini bukan pekerja keras sebagaimana yang pernah ada sebelumnya, mereka terbiasa hidup manja dan cenderung malas berusaha.

Orang amerika terbiasa dilayani dan gaya hidup mereka berada diatas rata-rata kebanyakan orang hidup dinegara lain yang terbiasa sederhana harus merombak seluruh standar hidup warga amerika sama dengan merubah seluruh gaya hidup warganya yang terbiasa hidup enak dengan fasilitas ekslusif menjadi lebih keras. Merubah seluruh tatanan hidup artinya harus mau memulai dari dari awal, merubah pola dan gaya hidup kebanyakan warga yang punya ketergantungan tinggi terhadap teknologi. Apakah ini hal mudah? pastilah sangat sulit.

Mampukah Trump mengajak warganya untuk kembali hidup prihatin, sederhana, kerja keras, banting tulang, dan kembali menata ulang kehidupan mereka menjadi lebih keras. Maukah warganya diajak kembali memasuki masa-masa sulit dan bekerja sama saling bahu-bahu untuk mewujudkan mimpi mereka, sementara orang amerika sudah terbiasa hidup individualistis dan materialistis. Kehidupan serba cepat yang sudah mendarah daging harus diganti dengan sikap pekerja keras. Nampaknya ini bukan perkara mudah, seorang Trump yang punya mimpi besar terhadap amerika, akan menghadapi banyak perlawanan dari warganya sendiri, karena sudah pasti warga amerika tidak mudah diajak berkompromi untuk mau merubah gaya hidup yang sudah menjadi bagian kesenangan mereka, dan mereka akan menentang dan menolak keras kebijakan Trump di awal-awal masa sulit peralihan ekonomi amerika yang tadinya terbuka menjadi tertutup.

Ekonomi amerika yang sebelumnya sangat liberal, bisa menerima apa saja masuk ke dalam lingkungan mereka, kini setelah Trump terpilih, maka itu semua akan dikurangi atau bahkan hilang sama sekali. Yang mana akhirnya Trump akan dianggap tidak berpihak pada kepentingan warganya, sebaliknya terlalu mengekang dan membatasi berbagai nilai kebebasan yang sudah mereka anut selama ini. Ini adalah cobaan paling berat bagi warga amerika, karena sebagai mana kita semua tahu, tidaklah mudah merubah suatu tatanan hidup masyarakat jika masyarakatnya sendiri tidak siap dengan perubahan. Sementara kini jaman sudah berubah, persaingan sudah menjadi lebih ketat dan hidup juga sudah menjadi semakin keras.

Orang amerika yang terbiasa hidup enak, tidak akan mau diajak meninggalkan kebiasaan hidup hedonisnya jika mereka menganggap Trump bisa memberikan apa yang mereka inginkan sebagaimana yang dilakukan seorang Santa Klaus, mau memberikan kado apa saja tanpa mereka harus berusaha dan bekerja keras. Donald Trump juga akan mengalami kesulitan dan kesusahan dalam upayanya mewujudkan janji-janji manisnya, karena ia tidak mampu menghadapi penolakan warganya. Karena warganya juga mengharap terjadinya perubahan semata-mata datang langsung dari tangan baja Trump, warganya berharap Trump bisa menjadi sinterklas yang bisa menyulap semua perubahan dalam sekejap mata, tanpa warganya harus bersusah payah merubah gaya hidupnya.

Diawal Trump mungkin bisa berakting sebagai santa Klaus, berwajah manis dan menebarkan seyum dimana-mana, tetapi ia tidak akan mampu menghadapi penolakan warganya yang memintanya untuk ini dan itu. Akan terjadi lebih banyak penolakan di masa-masa berikut pemerintahan Trump, karena warga amerika bukanlah orang yang sabar dan bisa menunggu terlalu lama datangnya perubahan dan perbaikan ekonomi. Warga amerika akan terus-menerus menodongnya dengan pertanyaan kapan ekonomi membaik, dan kapan Trump akan mewujudkan janjinya. Jika itu tidak bisa dipenuhi dalam kurun waktu satu tahun pertama, posisi Donald Trump bisa terancam dan ia bisa dimakzulkan karena dianggap tidak bisa memenuhi janjinya.

 Inilah fakta nyata tentang mimpi orang amerika yang selalu mereka idam-idamkan, memiliki seorang pemimpin yang membawa perubahan dalam waktu singkat sebagaimana yang sering mereka saksikan di drama televisi ataupun dongeng sebelum tidur atau sama persis dengan dongeng anak di hari natal, yaitu hadirnya sosok Santa Klaus yang memberi semua yang mereka inginkan. Tapi kenyataannya memperbaiki sistem ekonomi negara besar bukan perkara mudah tidak seperti membalikkan telapak tangan, itu membutuhkan proses panjang dan terus-menerus, juga dukungan penuh dari warganya. Tidak banyak negara yang mampu memperbaiki sistem perekonomiannya dengan cara cepat dan instan, kebanyakan yang terjadi justru kegagalan dan kekecewaan warganya yang tidak kunjung menunjukkan hasil karena yang dirasakan justru terus-terusan upaya pengurangan dan pembatasan di sana-sini, sebagaimana yang terjadi belakangan ini. Pemerintah Trump menghentikan bantuan sosial bernama "Obamacare" dan ini mengakibatkan banyak tenaga medis di amerika merasa kecewa dan menyayangkan apa yng dilakukan Trump ini justru memperburuk kondisi yang ada. Ditambah lagi upaya pembatasan jumlah imigran yang mendapatkan perlawanan dari warga amerika, di jalan-jalan sering terjadi demonstrasi massa dan kondisi ini membuat kondisi iklim investasi terganggu. Para pelancong dan turis tidak lagi bisa merasakan kondisi amerika yang tenang karena surat kabar nasional juga kerap memberitakan hal-hal kurang harmonis dan ketegangan antar pendukung.

Minggu, 01 Januari 2017

17 KEUTAMAAN MEMBACA AL QURAN

17 KEUTAMAAN MEMBACA AL QUR'AN SETIAP HARI
Kadang tanpa kita sadari, dengan bertambah banyaknya aktifitas keseharian kita, seolah kita lupa dengan Al Quran yang kita taruh di atas meja kita, lemari atau munngkin dalam saku kita.

Seakan hanya sekedar menjadi hiasan maupun pajangan diantara buku-buku dan majalah lainnya astaghfirullah.. Sungguh rugi bagi mereka yang jauh dari lantunan dan bacaan al quran.

Rasulullah SAW bersabda:

“Sesungguhnya barang siapa yang dalam dirinya tiada bacaan al quran maka ia seperti halnya rumah yang roboh”

Keutamaan Membaca Al Quran dalam islam adalah;

1. Sebaik-baik manusia yang mempelajari dan mengajarkan alquran
Sabda Nabi Muhammad saw: “Sebaik-baik kalian adalah siapa yang memperlajari al-Qur’an dan mengamalkannya.” (HR. Bukhari)

2. Pahala membaca Al Quran

Sabda Nabi Muhammad saw: “Siapa saja membaca satu huruf dari Kitab Allah (Al-Qur’an), maka baginya satu kebaikan, dan satu kebaikan itu dibalas dengan sepuluh kali lipatnya.” (HR. At-Tirmidzi).

3. Keutaman membaca Al Quran, Menghafalnya dan pandai membacanya

Sabda Nabi Muhammad saw: “Perumpamaan orang yang membaca al-Qur’an sedang ia hafal dengannya bersama para malaikat yang suci dan mulia, sedang perumpamaan orang yang membaca al-Qur’an sedang ia senantiasa melakukannya meskipun hal itu sulit baginya maka baginya dua pahala.” (Muttafaq ‘alaih).

4. Pahala bagi orang yang anaknya mempelajari Al Quran

“Siapa saja membaca al-Qur’an, mempelajarinya dan mengamalkannya, maka dipakaikan kepada kedua orang tuanya pada hari kiamat mahkota dari cahaya dan sinarnya bagaikan sinar matahari, dan dikenakan pada kedua orang tuanya dua perhiasan yang nilainya tidak tertandingi oleh dunia. Keduanya pun bertanya, ‘bagaimana dipakaikan kepda kami semuanya itu?’ Dijawab, ‘karena anakmu telah membawa al-Qur’an”. (HR. Al-Hakim).

5. Al Quran memberi syafa’at kepada ahlinya di akhirat

Sabda Nabi Muhammad saw: “Bacalah al-Qur’an karena ia akan datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafa’at kepada para ahlinya.” (HR. Muslim) Dan sabda beliau Nabi Muhammad saw: “Puasa dan Al-Qur’an keduanya akan memberikan syafa’at kepada seorang hamba pada hari kiamat…” (HR. Ahmad dan Al-Hakim).

6. Pahala bagi orang yang berkumpul untuk membaca dn mengkajinya

Nabi Muhammad saw bersabda: “Tidak berkumpul sauatu kaum di salah satu rumah Allah SWT, sedang mereka membaca kitab-Nya dan mengkajinya, melainkan mereka akan dilimpahi ketenangan, dicurahi rahmat, diliputi para malaikat, dan disanjungi oleh Allah di hadapan para makhluk dan di sisi-Nya.” (HR. Abu Dawud).

7. Dapat menentramkan hati

“(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.” (QS.13:28).

8. Dapat menyembuhkan penyakit

“Hendaknya kamu menggunakan kedua obat-obat: madu dan Al-Qur’an” (HR. Ibnu Majah dan Ibnu Mas’ud).

9. Pembaca Al Quran dikurniakan hatinya dengan cahaya oleh Allah SWT dan dipeliharanya dari kegelapan

Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra yang maksudnya: “Bahwa Rasulullah saw bersabda: “Siapa yang medengar satu ayat daripada Kitab Allah Ta’ala (al-Qur’an) ditulis baginya satu kebaikan yang berlipat ganda. Siapa yang membacanya pula, baginya cahanya di hari kiamat.”

10. Pembaca Al Quran memperoleh kemulian dan diberi rahmat kepada ibu bapaknya

Nabi Muhammad saw bersabda maksudnya: “Siapa yang membaca Al-Qur’an dan beramal dengan isi kandungannya, dianugerahkan kedua ibu bapaknya mahkota di hari kiamat. Cahayanya (mahkota) lebih baik dari cahaya matahari di rumah-rumah dunia. Kalaulah demikian itu matahari berada di rumahmu (dipenuhi dengan sinarnya), maka apa sangkaan kamu terhadap yang beramal dengan ini (al-Qur’an).” (HR. Abu Daud).

11. Pembaca Al Quran memperoleh kedudukan yang tinggi dalam syurga

Bersabda Rasulullah saw yang maksudnya: Dikatakan kepada pembaca al-Qur,an: “Bacalah (al-Qur’an), naiklah (pada darjat-darjat syurga) dan bacalah dengan tartil sebagaimana engkau membacanya dengan tartil didunia. Sesungguhnya kedudukan drajatmu sehingga kadar akhir ayat yang engkau baca.” (HR. Ahmad).

12. Membaca satu huruf Al Quran akan memperoleh sepuluh kebaikan

Rasulullah saw bersabda: “Barang siapa yang membaca satu huruf kitab Allah, maka ia akan mendapatkan satu kebaikan dengan huruf itu, dan satu kebaikan akan dilipatgandakan menjadi sepuluh. Aku tidaklah mengatakan Alif Laam Miim itu satu huruf, tetapi alif satu huruf, lam satu huruf dan Mim satu huruf.” (HR. Tirmidzi).

13. Orang yang membaca Al Quran secara terang-terangan seperti bersedekah secara terang-terangan

Rasulullah saw bersabda: “Orang yang membaca Al-Qur’an terang-terangan seperti orang yang bersedekah terang-terangan, orang yang membaca Al-Qur’an secara tersembunyi seperti orang yang bersedekah secara sembunyi.” (HR. Abu Dawud, Tirmidzi dan Nasa’i, lihat shahihul jaami’:3105).

14. Al Quran akan menjadi syafaat bagi orang yang membacanya

Rasulullah SAW bersabda dalam salah satu hadistnya “Bacalah Al Quran karena ia akan datang pada hari kiamat untuk memberi syafaat kepada orang yang telah membaca dan mengamalkan isinya”

15. Al Quran adalah cahaya ditengah kegelapan

Sabda Rasulullah saw,”Aku wasiatkan kepada kalian agar bertakwa kepada Allah dan Al Qur’an sesungguhnya ia adalah cahaya kegelapan, petunjuk di siang hari maka bacalah dengan sungguh-sungguh.” (HR. Baihaqi)

16. Ahlul Quran adalah keluarga Allah SWT

Sabda Rasulullah saw,”Sesungguhnya Allah mempunyai keluarga dari kalangan manusia.’ Beliau saw ditanya,’Siapa mereka wahai Rasulullah.’ Beliau saw menjawab,’mereka adalah Ahlul Qur’an, mereka adalah keluarga Allah dan orang-orang khusus-Nya.” (HR. Ahmad dan Ibnu Majah)

17. Yang mahir membaca dia akan bersama malaikat, dan yang terbata-bata mendapat dua pahala

Sabda Rasulullah SAW “Orang yang mahir membaca Al-Qur’an kelak (mendapat tempat disurga) bersama para utusan yang mulia lagi baik. Sedangkan orang yang membaca Al-Qur’an dan masih terbata-bata, dan merasa berat dan susah, maka dia mendapatkan dua pahala.”

Dua pahala ini, salah satunya merupakan balasan dari membaca Al-Qur’an itu sendiri, sedangkan yang kedua adalah atas kesusahan dan keberatan yang dirasakan oleh pembacanya.

Demikian beberapa keutamaan yang Allah berikan kepada orang-orang yang membaca al quran sekaligus mengamalkan isi kandungannya. Semoga tulisan ini dapat mengingatkan kita untuk selalu membaca al quran kapan dan dimanapun berada. Diriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Sesungguhnya rumah yang di dalamnya dibacakan surat Al-Baqarah, tidak akan bisa dimasuki setan.” (HR. Muslim)

Label